Site icon Berita Kota Makassar

Wabup Edy Soroti Kehadiran PNS

BULUKUMBA, BKM — Wabup Bulukumba Andi Edy Manaf memimpin apel gabungan OPD lingkup Pemkab Bulukumba di halaman Kantor Bupati, Senin (13/2).
Pada apel gabungan kali ini, Wabup melihat tingkat kehadiran PNS yang mengikuti apel sangat rendah, bahkan di jajaran pejabat eselon II, hanya delapan orang dari 27 kepala OPD. Kondisi ini sangat disayangkan oleh Wabup yang menurutnya pimpinan OPD harus menjadi contoh bagi bawahannya.
Dalam amanatnya, Wabup mengatakan salah satu variabel dari kinerja PNS adalah kedisiplinan waktu atau kehadiran masuk kantor, termasuk kewajiban mengikuti apel gabungan setiap hari Senin.

“Tingkat kehadiran itu baru salah satu ukuran, belum kita lihat apa yang PNS kerjakan,” ungkap Edy.
PNS harus memahami jika masyarakat masih membutuhkan pelayanan dari pemerintah. Pemulihan ekonomi juga belum tuntas sehingga penting pemerintah daerah terus bekerja melalui berbagai program yang dibutuhkan.
“Program pemerintah itu harus berdampak, dan bagaimana kita harus memberikan pelayanan yang terbaik di masyarakat,” pintanya.
Di triwulan pertama ini, kinerja ASN harus dipermantap mempersiapkan rencana program kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan, termasuk mengevaluasi kegiatan tahun anggaran 2022 yang lalu, dimana saat ini BPK sudah mulai melakukan pemeriksaan laporan keuangan.
Ia mengaku jangan karena adanya isu mutasi, semangat dan kinerja ASN menjadi menurun. Menurutnya ASN yang berorientasi mengejar jabatan itu hanya selalu membahas masalah mutasi.

“Janganlah menjadi PNS yang selalu mengejar jabatan,” ketusnya.
Edy menaruh harapan bahwa kinerja ASN Bulukumba masih bisa diperbaiki dan ditingkatkan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, berkat kerjasama dan kolaborasi lingkup Pemkab sukses menjadi tuan rumah Porprov. Semangat kolaborasi itu diharapkan terus dipertahankan dalam melaksanakan tahun anggaran 2023.
“Masih ada secercah semangat, karena kita melihat Hari Jadi Kabupaten Bulukumba kemarin itu kita bisa laksanakan dengan baik dan sukses,” imbuhnya.
Terpisah, Sekkab Muh Ali Saleng menanggapi sorotan tingkat kehadiran PNS yang mengikuti apel gabungan. Menurutnya teguran dari pimpinan penting untuk memberikan penyadaran kepada semua pegawai.
”Ini semacam vitamin yang kita harus jadikan motivasi untuk memperbaiki kinerja,” ungkapnya.
Berdasarkan laporan dari BKPSDM, jumlah PNS yang hadir apel gabungan memang sangat rendah. Dari jumlah 1.419 yang seharusnya hadir, hanya sekitar 500 orang yang ikut apel gabungan. (min/C)

Exit mobile version