MAKASSAR, BKM–MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Sulawesi selatan John Rende Mangontan (JRM) mengemukakan bila persoalan banjir seperti yang dialami sekarang ini tidak bisa dilihat sepotong potong, tapi harus dilihat secara menyeluruh mulai pemanfaatan ruang secara keseluruhan hingga DAS dan sistem Saluran yang ada.
Makassar adalah kota yang cukup besar perkembangannya dilihat dengan banyaknya investor yang berinvestasi di kota Makassar. Oleh karena itu, perlu sistem penanganan menyeluruh dan tidak bisa dilihat secara sepotong-sepotong.
Disisi lain permukaan air laut dengan permukaan tanah di kota Makassar kalau tidak salah cuman beda 1 meter sehingga kalau terjadi air pasang dan curah hujan yang tinggi pasti akan mengalami hal seperti sekarang.
“Saya pernah pimpin rapat di DPRD Provinsi bersama Dinas terkait di tingkat Provinsi dan Kota Makasar dan saya sarankan agar bolehka kita buatkan kajian pengendalian banjir secara menyeluruh MINASAUPATA dan kita kaitkan dengan produk JICA yang sudah ada, tapi perlu penyiapan dana yang besar karena kalau setengah setengah percuma saja,”ucap JRM. Saat itu, jawabnya enteng, dana terbatas. “Saya lalu menjawab, kalau begini pemikiran kita tidak pernah selesai persoalan banjir di Makasar, apalagi pembangunan tumbuh pesat sedangkan instrumen perijinan hanya melihat secara spot-spot saja,”jelasnya.
JRM yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini berharap masalah tersebut harus dilihat dari Tata Ruang Wilayah MINASAUPATA secara baik yang akan dikaitkan sistem pengendalian banjir secara menyeluruh antara lain, ketegasan pemanfaatan lahan untuk dibuatkan daerah-daerah kolam/resapan di beberapa kawasan serta daerah hijau. Selain itu, pembangunan saluran sekunder yang terkonekting tersier sekalian sistem pompanisasi di beberapa kawasan-kawasan yang dianggap perlu sesuai hasil kajian.
Serta pembangunan kawasan perumahan diwajibkan untuk menyiapkan saluran sekunder yang posisi pil permukaan tanahnya rendah dengan mengacu pada peta jaringan saluran yang sudah disiapkan pemererintah
“Tapi gimana ada keseriusan kalau anggaran yang disiapkan hanya terbatas/sedikit sehingga dengan kondisi seperti sekarang ini, maka sebaiknya Pemprov sudah saatnya melakukan study secara menyeluruh sistem penanggulangan banjir secara menyeluruh untuk dipedomani dalam pembangunan skala prioritas penanggulangan banjir kedepan.,”pungkasnya.

