pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Temui Pimpinan Hanura Sulsel Usai Bergabung ke PKB

MAKASSAR, BKM–Partai Hanura Provinsi Sulawesi selatan juga telah memasang target untuk pemilu legislatif (Pileg) yang akan dihelat pada 14 Februari 2024 mendatang.
Tak tanggung-tanggung Hanura Sulawesi selatan ingin agar ada tujuh kadernya yang lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel. Untuk Kabupaten kota juga dipatok masing-masing satu fraksi.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulsel Kolonel TNI (Purn) Amsal Sampetondok.
“Target Partai Hanura yakni semua kabupaten kota satu fraksi. Untuk DPRD Prov yakni tujuh kursi”ujar Amsal Sampetondok, Rabu (15/2).
Ketika ditanya terkait komposisi bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Hanura, Amsal mengaku sementara menjaring dan menyusun. “Ada yang lebih, ada yang sudah cukup, dan masih ada yang belum lengkap,”jelas Amsal yang kemungkinan maju ke DPR RI ini.
Seperti diketahui, Amsal hampir setahun tercatat sebagai Ketua DPD Partai Hanura Sulsel mengantikan Andi Ilhamsyah Mattalatta.
Awanya, DPP Hanura menetapkan Wahyuddin M Nur sebagai ketua usai pelaksanaan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Oktober 2021, namun akhirnya DPP menunjuk Amsal.
Setelah menjabat, Amsal menemui sejumlah tokoh seperti Pangdan XIV Hasanuddin pada Mei 2022 hingga menemui Kapolda Sulsel akhir Juni 2022 lalu.
Kepengurusan Hanura Sulsel cukup baik, meski banyak kadernya yang telah pindah ke PSI seperti Affandi Agusman Aris dan Imbar Ismail serta Shinta Mashita Molina yang memilih bergabung dengan PKB.

Affandi dan Imbar pernah tercatat sebagai Anggota DPRD Sulsel, sedangkan Shinta pernah tercatat sebagai Anggota DPRD Makassar dua periode.
Soal kepindahan, Amsal menyampaikan, memang Hanura tidak membutuhkannya lagi.
“Tentang adanya kader atau pengurus Hanura yang hengkang, setelah saya amati ya memang kita sudah tidak butuhkan,”ungkap Amsal.
Dia membeberkan, keluarnya memang karena juga ada kepentingan politik, sebab jika tetap di Hanura, akan sulit untuk menang di dapilnya karena akan dikalahkan oleh kader Hanura yang lain.

“Saya salut karena yang bersangkutan pindah partai, mungkin bisa menang di dapil tersebut, jadi bagus. Ia berlari ke partai lain itu wajar. Itu saya akan restui karena itu hak prerogatif masing-masing,”tandasnya.
Menurutnya, pilihan Shinta berlabuh ke PKB sudah tepat.
Usai bergabung ke PKB, Shinta datang menemui Amsal di Kantor DPD Hanura Sulsel, di Jalan Pettarani.
Dalam pertemuannya dengan pimpinan Hanura Sulsel, Shinta mengaku baru bisa pamitan karena di hari-hari sebelumnya, Amsal sibuk keliling kota. “Saya belum pamit karena kemarin-kemarin beliau sibuk keliling kota,” ungkap Shinta. (jun/rif)




×


Temui Pimpinan Hanura Sulsel Usai Bergabung ke PKB

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link