MAKALE, BKM — Mantan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla (JK) melakukan kunjungan kerja di PT Malea Energi Tana Toraja, Selasa (21/2). JK didampingi Bupati Tator Theofilus Allorerung dan Manager PLTA Malea, Victor Datuan Batara (VDB).
Kepada wartawan disela-sela kunjungan JK mengatakan, progres pembangunan PLTA Malea jauh lebih maju dari pembangunan lainnya. Semua tenaga kerja memprioritaskan tenaga lokal, tidak ada tenaga asing dan kualitasnya bagus, mereka bekerja dengan trampil.
JK mengaku sangat luar biasa progres pembangunan PT Malea dengan mengandalkan tenaga kerja lokal. Apalagi target perusahaan tahun untuk PLTA Malea unit III berkapasitas 3×75 Mega Wat beroperasi seiring tingginya permintaan listrik.
”Saya berharap dengan hadirnya PT Malea di Toraja kebutuhan listrik di Sulsel akan terpenuhi. Apalagi Toraja sebagai daerah tujuan wisata. Pemerintah Indonesia sedang beralih dari pembangkit listrik energi Fosil ke Energi Baru Terbarukan dan PT Malea paling maju di Sulawesi,” terang JK.
Ditambahkan JK, programkan strategis mendesak PT Malea yakni ekosistem lingkungan hidup agar debit air Sungai Saddang tetap terjaga. Penghijauan sekitar kawasan PT Malea segera dilaksanakan kerja sama Pemkab Tana Toraja.
Menurut JK, Pemkab merencanakan programnya kemudian dieksekusi bersama. Air bersih dan jernih Sungai Saddang hendaknya terjaga, kalau bisa air langsung diminum seperti dulu tanpa pencemaran. Kita target program penghijauan tuntas lima tahun kedepan.
Bupati Theofilus Allorerung mengatakan program penghijauan PLTA Malea segera ditindaklanjuti perencanaan kolaborasi kehutanan dan lingkungan hidup.
”Pemkab memprioritaskan penghijauan sekitar kawasan Malea, sebab kualitas ketersediaan air komitmen kita bersama mendukung pemulihan ekonomi, ”singkat Theo. (gus/C)
