Site icon Berita Kota Makassar

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bulog Cabang Makassar menggelar Operasi Pasar (OP).
Kegiatan tersebut digelar di lapangan upacara Pallantikang Kabupaten Maros.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengungkapkan, kegiatan ini masih dalam rangkaian dua tahun Hati Kita Keren. BHal ini sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Maros.

”Tadi pagi kita ada jalan santai dirangkaikan Launcing kalender event 2023. Sekarang, Alhamdulillah, operasi pasar. Sebentar juga kita peresmian pengolahan sampah dengan pengomposan. Kita juga akan ada peresmian CT scan di RS Palaloi,” sebutnya.
Tidak hanya di lapangan Pallantikang, operasi pasar juga akan digelar di Pasar Barandasi pada hari Rabu (1/3) dan
Pasar Tramo pada hari Kamis (2/3).

”Tidak bersamaan. Sebab kita ikuti juga hari pasarnya. Seperti Pasar Barandasi kan hari pasarnya hari Rabu,” ungkapnya.
Chaidir menambahkan, pihaknya juga bekerjasama Bulog Makassar yang menyediakan 2.000 liter beras. TPID Maros juga bekerjasama PT Japfa pada operasi pasar ini.
”Semuanya dijual di bawah harga pasar. Beras ukuran 5 liter dijual Rp42.500, gula pasir Rp13.500 per liter, terigu Rp11.500 per kg, minyak goreng Rp13.000 per liter,” ujarnya .
Namun, setiap masyarakat hanya dibatasi satu item saja tiap pembelian. ”Cuma dengan KTP Maros, masyarakat kita sudah bisa belanja dengan harga murah,” sebutnya.
Terdapat tujuh komuditas pangan yang ditawarkan. Mulai dari minyak goreng, beras, terigu, gula pasir, telur, cabe dan daging ayam.
Untuk minyak goreng, terigu dan gula diperbolehkan membeli masing-masing dua. Namun untuk beras, dibatasi satu karung ukuran 5 liter setiap pembeliannya. (ari/c)

Exit mobile version