GOWA, BKM — Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Gowa tumpah ruah di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa di Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Senin petang (27/2).
Banyaknya jamaah yang mengisi lantai satu dan lantai dua masjid megah di Sulsel ini dalam rangkaian peringatan Isra Mi’raj 1444 H yang dihelat Pemerintah Kabupaten Gowa serangkaian tujuh tahun kepemimpinan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni.
Kedua pemimpin tertinggi Kabupaten Gowa ini tepat tujuh tahun menakhodai Gowa di periode kedua Adnan-Kio. Mereka dilantik sebagai bupati dan wakil bupati untuk periode kedua pada 26 Februari 2020.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang hadir bersama Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, di tengah jamaah tausyiah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1444 Hijriyah tersebut, mengatakan, tujuh tahun ini menjadi momentum untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan. Pasalnya, saat ini menjadi tahun kebangkitan ekonomi dari keterpurukan setelah terjadinya pandemi Covid-19.
”Dengan persatuan dan kebersamaan kita bangkitkan kembali ekonomi kita. Sudah teruji kemarin pada saat covid-19 di tahun 2020 lalu dimana kita semua terpuruk dan kemudian bisa bangkit kembali meskipum belum sepenuhnya,” papar Adnan.
Adnan mengaku dengan bangkitnya perekonomian ini, maka pihaknya berkomitmen menuntaskan seluruh program-program yang ada dalam RPJMD khususnya program yang mengalami penundaan dikarenakan fokus dalam penanganan pandemi beberapa waktu lalu.
”Tahun ini seluruh program yang sudah berjalan dan investasi yang sudah masuk bisa terealisasi dan secepatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk seluruh program-program yang tertunda kita bisa laksanakan kembali, salah satunya membangun Mall Pelayanan Publik,” tambah Adnan.
Dirinya juga menyebutkan program yang ada dalam RPJMD perlahan berjalan dengan semestinya. Bahkan ada yang melebihi target. Sehingga dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi dari berbagai pihak akan membantu terlaksananya seluruh program yang telah direncanakan.
”Sekarang program kita sudah on the track dengan masa jabatan yang berakhir pada akhir 2024 karena pilkada serentak. Seluruh program sudah berjalan sesuai dengan yang tertuang dalam RPJMD, misalnya pada pendidikan melalui program seperempat abad yang telah bekerjasama dengan universitas ternama di Indonesia dan Sulsel, begitupun pada keagamaan dimana program mahasantri telah dilaunchig dan menghasilkan 167 mahasantri dan kini telah menjalani proses belajar di Rumah Tahfiz,” tambah Adnan.
Sementara itu, dai kondang ibukota, Ustaz Adi Hidayat hadir menyampaikan tausiyahnya terkait Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw.
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini mengatakan, Isra Mi’raj wajib selalu diperingati umat muslim agar kaum muslim selalu diberikan petunjuk jalan keluar dari setiap permasalahan menemukan setiap solusi yang ada dan juga menyelesaikan persoalan masyarakat.
”Isra Mi’raj ini erat hubungannya dengan perintah salat. Mari kita selalu salat. Mari kita perbaiki bacaan Alquran dalam salat kita. Jangan takut salah, teruslah belajar,” ajak Ustaz Adi Hidayat yang ceramahnya diisi dengan cara melakukan salat jika terjadi kesalahan bacaan hingga posisi iman dan makmum.
Dalam rangkaia Isra Mi’raj itu, Bupati Adnan bersama Wabup Abd Rauf memberikan bantuan dana untuk pengecatan Masjid Agung Syekh Yusuf sebesar Rp213 juta kepada panitia masjid. Bantuan diterima Anzar Zaenal Bate selaku pengurus masjid.
Dana bantuan yang diserahkan ini kata bupati Gowa, berasal dari sumbangan seluruh SKPD, bagian dan camat lingkup Pemkab Gowa. (sar)

