Site icon Berita Kota Makassar

Danny Sebut Dua Camat Bakal Bergeser

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto akan melakukan mutasi pejabat eselon III awal Maret ini. Menurut orang nomor satu Makassar itu, pergeseran dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan eselon III yang kosong. Mulai dari posisi sekretaris, kepala bagian, dan kepala bidang dan camat hingga lurah.

Sebenarnya, mutasi yang akan digelar ini molor dari rencana semula yang sedianya bakal dilaksanakan tidak lama berselang setelah mutasi pejabat eselon II beberapa waktu lalu. Namun, kata Danny, karena ada beberapa pejabat eselon III yang akan memasuki masa pensiun, sekalian ditunggu mereka menuntaskan masa pengabdiannya. Selanjutnya posisi kosong yang ditinggalkan bisa langsung diisi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sedang diproses. Saya tunggu yang pensiun. Ada yang pensiun,” ungkap Danny saat diwawancara pada kegiatan Capacity Building BKPSD di Hotel Gammara, Selasa (28/2).

Dia memberi bocoran ada sejumlah sekretaris, camat, dan lurah yang akan dimutasi. Untuk camat, kata Danny, kemungkinannya bakal ada dua orang yang bergeser. Camat yang bergeser tersebut bakal menduduki posisi sekretaris di OPD. Mereka akan menggantikan posisi sekretaris OPD yang selama ini mendapat rapor merah dari wali kota karena kinerjanya dinilai tidak produktif.

“Mungkin dua (camat) maksimal. Jadi kan kalau terlalu lama di camat itu tidak boleh. Makanya kita geser. Akan banyak pergeseran pejabat eselon III yang akan berproses nantinya,” kata Wali Kota Makassar dua periode itu.
Selain itu, Danny dalam waktu dekat juga sudah merencanakan open bidding atau lelang jabatan untuk posisi-posisi kepala dinas yang sementara kosong.
Saat ini tercatat ada empat jabatan kepala OPD yang diisi oleh pelaksana tugas. Diantaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang diisi Ferdy Mochtar (Sekretaris DLH), Kepala Dinas Kominfo yang diisi oleh Ismawati Nur (Sekretaris Kominfo), Kasatpol PP yang diisi oleh Muh Ikhsan (Sekretaris Satpol PP) dan Kepala Dinas Sosial Armin Paera (Sekretaris Dinsos).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Akhmad Namsum menerangkan, sejauh ini belum ada instruksi langsung dari wali kota untuk mempersiapkan pelantikan. Namun, kata mantan Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar itu, pihaknya siap sedia untuk mempersiapkan prosesi pelantikan jika sewaktu-waktu wali kota memerintahkan.
Dia mengaku sejauh ini belum mendapat perintah untuk memproses nama-nama yang bakal dilantik. “Format untuk prosesi pelantikan sudah ada. Tinggal menunggu instruksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini Pak Wali. Karena ini merupakan hal prerogatif beliau. Kami sudah tunggu perintah untuk melaksanakannya,” tandas Akhmad Namsum. (rhm)

Exit mobile version