MAKASSAR, BKM–Sebanyak 21 orang bakal calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atau senator diminta untuk menyerahkan dukungan tambahan. Dukungan tambahan merupakan tahapan perbaikan dan penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan tahap kedua. Penyerahan dukungan mulai hari Kamis (2/3) hingga Sabtu (11/3) pekan depan. Setelah berkas dukungan tambahan atau perbaikan diterima, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi (Vermin) perbaikan dukungan faktual bakal calon nantinya.
“Kan hasil verfak terlihat bahwa 21 bakal calon ini belum memenuhi dukungan minimal di wilayah sebaranya. Maka diberikan waktu Mulai tangggal 2 hingga 11 Maret 2023 untuk lakukan perbaikan,”ujar Kepala Sub Bagian Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Asri, Rabu (1/3).
Menurut Asri, setelah menunggu hasil rekapitulasi dari tingkat KPU Kabupaten dan Kota se-Sulsel. KPU Sulsel, akhirnya melakukan pleno rekapitulasi verifikasi faktual (Verfak) sebaran dukungan KTP untuk 24 Balon senator asal Sulsel 2024.
Pada pleno tersebut, dari 24 Balon, hanya tiga orang yang memenuhi Syarat (MS).
Sedangkan, untuk 21 Balon lainnya dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS). Alasannya, hasil pencocokan dukungan sebaran KTP masih kurang dari 3000 an.
“Dari 24 orang bakal calon DPD, kita lakukan verfak. Yang memenuhi syarat ada tiga orang. Jadi 21 lainya belum cukup dari sayarat minimal dukungan,” jelas Asri usai Pleno rekap hasil verfak di Kantor KPU Sulsel.
Diketahui, verifikasi faktual ke satu di 24 daerah mulai tanggal 6 Februari sampai 26 Februari 2023. Hanya saja beberapa kendala di lapangan sehingga KPU Provinsi baru melakukan pleno rekap pada tanggal 1 Maret malam.
Adapun tiga Balon yang memenuhi syarat dukungan sesuai hasil Verfak yakni Anggota DPRD Kota Makassar (PDIP) Al Hidayat Syamsu dengan populasi 6.473 dukungan, jumlah sample 2.743. Sedangkan jumlah sampel status Memenuhi Sayarat (MS) 1.949, dan jumlah sebaran di 16 daerah.
Berikutnya, Andi Muh Ihsan (Anggota DPD RI), jumlah populasi 3.795, jumlah sampel 1.511. Sedangkan jumlah sampel status MS 1.302, dan jumlah sebaran di 18 daerah.
Selanjutnya, Pdt. Musa Salusu (tokoh agama), jumlah populasi 6.038, jumlah sampel 1.812. Sedangkan jumlah sampel status MS 1.198, jumlah sebaran di 20 daerah.
Muh Asri menambahkan, proses masih panjang karena hingga bulan Mei pendaftaran. Disitu akan terlihat mana Balon yang dinyatakan lolos sebagai calon DPD dan calon yang Tidak Mememnuhi Syarat (TMS).
“Sebelum pendaftaran calon bulan Mei 2023, di awal harus ada pemenuhan syarat calon terlebih dahulu. Ini yang berbeda dengan Pemilu 2019 lalu,” tutupnya. (jun/rif)

