ENREKANG, BKM–Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan hadir pada pembukaan musyawarah wilayah (Muswil) organisasi Persyarikatan Muhammadiyah ke 40 di Kabupaten Enrekang, Minggu (5/3).
Mereka diantaranya Syaharuddin Alrif yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel, Dr Usman Lonta dan Andi Muhammad Irfan AB. Selain itu juga hadir Bupati Enrekang Muslimin Bando, Wakil Bupati Asman, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Setelah acara pembukaan Muswil, Syaharuddin Alrif jadi supir rombongan Rektor Universitas Muhammadiyah dari berbagai daerah disulsel.
“Disela-sela acara Muswil saya mewakili menyerahkan bantuan hibah ke Muhammadiyah dan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Sulsel. Yang sedianya Gubernur hadir untuk menyerahkan bantuan, tapi karena berhalangan hadir jadi saya di taktis untuk menyerahkan. Dan setelah itu saya menjadi supir para rombongan untuk mengantar makan siang di rujab wakil bupati dan rujab bupati,”ujar Syahar-panggilan akrab Syaharuddin Alrif, Minggu kemarin.
Menurut Syahar yang juga sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel ini, sebagai kader Muhammadiyah tentu dirinya masih mengingat perjuangan masa dulu waktu saat menjadi aktivis pemuda Muhammadiyah, “Tidak ada perbedaan antara yang dulu dengan yang sekarang, Meski saya sudah menjadi Wakil Ketua DPRD Sulsel.
Tidak perlu gengsi dan tidak perlu sombong, sebab jabatan sekarang yang ada ini karena doa para tokoh-tokoh Muhammadiyah dan dorongan dari kader,”jelasnya.
Tiga senior dari Syahar yakni Rektor Universitas Muhammadiyah Bone Muhammad Jafar, Rektor Unismuh Barru, dan Rektor Unismuh Sidrap.
Di organisasi, Syahar pernah menjabat Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel periode 2011-2014 dan pada 2014, Syahar naik level menjadi Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mendampingi Ketua Umum Dahnil Anzar.
Pada Muswil, Prof Ambo Asse kembali terpilih sebagai ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel periode 2022-2027.
Rektor Unismuh Makassar ini sebelumnya mengemban amanah sebagai Ketua PWM Sulsel periode 2015-2022.
Keputusan penetapan Prof Ambo Asse untuk menakhodai Muhammadiyah Sulsel diumumkan setelah Sidang Pleno IV di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemerintah Kabupaten Enrekang, kemarin.
Selain Prof Ambo Asse, sidang pleno juga menetapkan nama-nama anggota Tanwir PWM Sulsel 2022-2027 diantaranya Ambo Asse, Abbas Baco Miro, Mawardi Pewangi, Abd Rakhim Nanda, Muhammad Syaiful Saleh, dan Budu.
Keputusan hasil Pleno IV Muswil ke-40 Muhammadiyah dibacakan langsung Ketua Sidang, Prof Gagaring Pagalung. “Secara ringkas kami memutuskan bahwa Ketua PWM Sulsel periode 2022-2027 adalah Prof Ambo Asse,” kata Gagaring.
Pembacaan tersebut mendapat respon dan tepuk tangan dari peserta yang hadir dalam sidang pleno.
Untuk diketahui, pemilihan anggota PWM Sulsel yang dilaksanakan pada Sabtu (4/3/2023) malam, dihasilkan 13 formatur terpilih.
Mereka diantaranya, Abbas Baco Miro, disusul Ambo Asse, Mawardi Pewangi, Abd Rakhim Nanda, Muhammad Syaiful Saleh, Budu. Kemudian, Gagaring Pagalung, Mustari Bosra, Arifuddin Ahmad, Dahlan Lamabawa, Abdul Qadir Gassing, Pantja Nurwahidin, dan Husain Abd Rahman. (ady/rif/c)

