GOWA, BKM — Predikat juara umum diraih kontingen Tapak Suci Putra Muhammadiyah Gowa pada Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Tapak Suci Putra Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang berakhir Minggu (5/3).
Dari 18 kelas nomor yang dipertandingkan dalam Kejurwil tersebut, tim Tapak Suci Gowa menyabet tujuh emas, tiga perak dan empat perunggu. Totalnya tim silat Gowa merebut 14 medali.
Atas raihan ini, Ketua Tapak Suci Muhammadiyah Gowa, Arifuddin Saeni, mengaku sangat bersyukur. Arifuddin mengatakan, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh tim, baik itu atlet, pelatih dan official selama berada di arena Kejurwil yang berlangsung di Kabupaten Enrekang, Sulsel.
”Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kerja cerdas para atlet, pelatih dan official maka juara umum kita raih. Kolaborasi mereka sangat kompak. Ini prestasi yang sangat luar biasa. Makin membanggakan karena salah satu wasit dari Tapak Suci Putra Muhammadiyah Gowa yakni Irma juga meraih predikat wasit terbaik di Kejurwil tersebut dan Irma adalah bendahara Pimda 177 Gowa,” kata Kadis Kominfo Statistik Persandian Kabupaten Gowa ini.
Capaian ini, kata Arifuddin, merupakan hasil dari sebuah proses cukup panjang. Dimulai dari Kejurda yang dilaksanakan Pimda 177 Gowa kemudian berlanjut pada pemusatan latihan kurang lebih satu minggu.
”Titik krusial pada pemilihan atlet ada di Kejurda. Karena kami menekankan penilaian secara objektif. Sehingga tidak ada kesan like and dislike,” tambah Arifuddin.
Manajer Tim Tapak Suci Putra Muhammadiyah Gowa, Rusmanto, mengaku, prestasi yang diraih Gowa sesuatu tak disangka. Mengingat, tim-tim silat dari daerah lain cukup berat.
”Namun, berkat keuletan anak-anak kami (Gowa) akhirnya keluar sebagai pemenang Kejurwil Tapak Suci ini,” kata Rusmanto. (sar)

