Site icon Berita Kota Makassar

Rektor UIN dan UNM Hadiri Peresmian Kantor DPD PDIP Sulsel

MAKASSAR, BKM–Dua rektor universitas terkemuka di Sulsel hadir pada peresmian kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (6/3).
Kedua rektor tersebut yakni Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis.

Kedua rektor tersebut mendampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Dr. Ir. Hasto Kristianto dalam peresmian kantor yang terletak di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar.
Hadir juga, anggota DPR RI, Samsu Niang, anggota Fraksi PDIP DPRD Sulsel dan anggota Fraksi DPRD PDI Kota Makassar.
Dalam kesempatan itu, Hasto mengimbau kepada seluruh kader agar kantor partai dijadikan sebagai rumah rakyat. Tentu dengan kerja-kerja kerakyatan. “Saya berharap kantor partai dijadikan rumah rakyat,”pinta Hasto.

Hasto menambahkan bahwa Sulsel harus dibangun berdasarkan pada pemahaman geopolitik, khususnya menyangkut posisi strategis Selat Makassar.
“Posisi selat Makassar sangat strategis dan penting. Dengan akan dibangunnya ibu kota negara Indonesia di Kalimantan Timur, maka Selat Makassar berada dalam koridor segaris dan menjadi pintu yang menghubungkan kawasan utara Indonesia sampai ke samudera pasifik,”ucapnya.
Atas dasar itu kata dia, PDIP Sulsel harus mampu mengembangkan keberadaan kantor tersebut sebagai spirit dan imajinasi kita dengan konsepsi yang jelas dengan mengedepankan program-program pro rakyat dengan menjadikan kantor ini sebagai rumah rakyat.
“Partai juga harus membuka diri terhadap tokoh-tokoh yang berkesesuaian dengan roh perjuangan partai,”harapnya.
Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri menambahkan, kantor permanen ini merupakan hasil gotong royong dari tiga anggota DPR RI Dapil Sulsel dan juga seluruh anggota Fraksi PDIP di DPRD Sulsel.

Setelah dari peresmian, Hasto memberikan kuliah umum di UNM, tepatnya di Ruang Teater.
Sekadar diketahui, kuliah umum tersebut mengusung tema “Reaktualisasi Pemikiran Bung Karno Saat Ini, Menyongsong Indonesia Emas 2045 Sebagai Negara Poros Maritim Dunia”.

Rektor UNM, Husain Syam mengatakan, kuliah umum yang dilakukan dengan menghadirkan Hasto semata-mata sebagai upaya untuk memberikan dan mencerahkan mahasiswa dan seluruh civitas akademik UNM.
“Tema ini sangat menarik karena akan mengantarkan pikiran dan pemahaman kita tentang sosok negarawan sejati sang proklamator RI, Bung Karno. Beberapa pemikiran brilian Bung Karno dan masih fundamental dan menjadi pegangan kita hari ini, rumusan tentang pembukan UUD Negara Indonesia 1945. Rumusan pemikiran pancasilan tentang dasar negara dan ideologi bangsa,”ujar Husain.
Prof Husan mengatakan, kuliah umum ini dilakukan untuk mengingatkan kembali pengorbanan sang Prolamator kemerdekaan RI, Bung Karno untuk menjadikan Negara Indonesia merdeka dengan berbagai ide briliannya. (jun/rif)

Exit mobile version