MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H.Budiman mengungkapkan, keberadaan etnis Toraja melalui wadah Kerukunan Keluarga Sa’dan Balusu (KKSB) diharapkan ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.
”Sesuai misi pembentukan KKSB, selain sebagai wadah membina dan memperat hubungan silaturahmi antarasesama warga asli Toraja, juga diharapkan untuk ikut berkontribusi menunjang program pemerintah dan pembangunan,” ujar Budiman usai menghadiri HUT ke 43 KKSB Kecamatan Wasuponda, Sabtu (18/3).
Dia mengungkapkan, untuk membangun daerah ini tidak cukup hanya pemerintah saja, ada tiga komponen yang tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan yakni pemerintah, pihak swasta dan masyarakat.
“Termasuk KKSB diharapkan turut berperan serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam mempercepat pembangunan,” kata H Budiman.
Bupati juga berpesan kepada pengurus KKSB agar membuat program kerja bagi seluruh anggotanya terutama program kerja yang menyentuh langsung masyarakat sehingga keberadaannya tetap eksis dan mendapat dukungan dari berbagai komponen sehingga setiap aktivitasnya berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan.
“Saya berharap kepada pengurus KKSB agar membuat kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi baik bagi masyarakat pada umumnya maupun anggota KKSB itu sendiri sehingga ormas ini benar-benar mendatangkan manfaat dalam jangka panjang,” harapnya.
Bupati juga meminta pengurus KKSB untuk tetap menjaga keharmonisan. Karena keharmonisan menurut Bupati merupakan kunci penting untuk memacu pembangunan.
“Agar kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, keharmonisan ini harus kita jaga agar menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Luwu Timur,” ungkap Bupati.
Budiman juga berharap diusia KKSB yang ke – 43 Tahun, semoga tetap rukun dan tetap solid serta dapat terus berperan serta berkontribusi dalam mengisi pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. (rls)

