Site icon Berita Kota Makassar

Lurah Main Game saat Rakor, Mutasi Sebelum Idulfitri

MAKASSAR, BKM — Setelah sempat tertunda beberapa kali, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto kembali mengagendakan mutasi besar-besaran. Rencananya, mutasi akan digelar
sebelum lebaran Idulfitri 1444 Hijriah.

Danny menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi dengan seluruh kepala OPD, camat, lurah, dan Perusda di Kantor Balaikota Makassar, Jumat (24/3). Selain itu, Danny juga berencana melakukan evaluasi terhadap seluruh Pj RT/RW dan LPM se-Kota Makassar.
”Semua akan saya evaluasi. Jangankan lurah, RT/RW akan saya evaluasi. Pokoknya sebelum lebaran,” ungkapnya.

Danny mengatakan, mutasi lurah sudah sangat mendesak dilakukan. Alasannya, karena banyak di antara mereka yang sudah tidak maksimal dalam bekerja. Termasuk saat mengikut rapat koordinasi yang dipimpin Danny kemarin. Ada lurah yang tidak konsentrasi mendengar penjelasan wali kota di depan podium.
Selain berbincang dengan orang di sampingnya, ada pula yang ditemukan bermain game Onet menggunakan ponsel. “Saya melihat memang bahwa ada penurunan konsentrasi ke lurah, jadi setengah mati kita kasih perintah,” jelas orang nomor satu Makassar itu.

Sayangnya, Danny mengaku tidak melakukan kontrol langsung kepada mereka sehingga tidak menemukan lurah yang bermain game tersebut. “Pasti disanksi kalau ketahuan. Kan kita tidak kontrol itu. Tapi kalau ada yang ditemukan, tidak ditambah TPP-nya,” ungkapnya.

Rencana mutasi besar-besaran di lingkup lurah semakin ditegaskan saat Danny menyampaikan soal persiapan menjadi tuan rumah pada Hari Otonomi Daerah 29 April mendatang. Wali Kota Makassar dua periode itu meminta pada OPD untuk membuat baju seragam khusus untuk kegiatan berskala nasional itu. Namun, dia memberi pengecualian terhadap para lurah. “Kalau lurah tidak usahmi buat seragam, nanti bukanji yang dilantik (terkena mutasi),” tambahnya.
Rencananya usai melakukan mutasi lurah, Danny berencana akan menggelar capacity building untuk membangun kembali komitmen bersama dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. “Jadi memang ada yang kurang dari kita, yaitu outbound. Outbound tidak ada, jadi memang kebersamaan ini. Jadi saya coba habis lebaran ini bagaimana kapasitas building secara kolektif itu harus dibangun bersama- sama,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Akhmad Namsum, mengatakan sejauh ini belum ada perintah langsung dari wali kota untuk mempersiapkan mutasi. Namun, kata dia, pihaknya siap untuk mengatur dan menyelenggarakan rencana tersebut kapan saja, ketika wali kota sudah memerintahkan.
“Kami siap untuk menindaklanjuti sesegera mungkin perintah Pak Wali jika memang diinstruksikan. Kapan pun itu,” ungkap Akhmad Namsum.
Namun, lanjutnya, sejauh ini dirinya belum menerima instruksi langsung terkait rencana tersebut. “Belum ada perintah. Kami masih menunggu instruksi Pak Wali,” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version