RANTEPAO, BKM — Warga Sa’dan Malimbong, Stoner Samen (16) yang lompat ke Sungai dan dinyatakan hilang pada Kamis (30/3) lalu hingga kini belum ditemukan.Proses pencarian yang dilakukan tim SAR Palopo yang kini sudah memasuki hari ke-4 belum juga membuahkan hasil.
Meskipun tim sudah memperluas pencarian hingga radius 2 km dari TKP hingga menyasar pinggir sungai tetap juga belum juga ada tanda-tanda jenazah korban ditemukan.
Komando Basarnas Palopo, Maickel Marth Femy mengatakan, gabungan Basarnas KPA Anak Rimba Toraja, SAR Lakipadada, Mahakripa UKI Toraja, Tambolang Outdoor, serta SAR Hardnes Palopo melakukan pencarian menggunakan perahu karet, dan kerap menyelam. Jenazah korban diduga tersangkut.
Hingga Senin (3/4) proses pencarian masih terus dilakukan menyisir sepanjang sungai Sa’dan. Sungai Sa’dan berbatu dan cuaca tidak bersahabat menjadi kendala dalam melakukan pencarian.
”Meski begitu misi kemanusiaan tidak boleh berhenti, pencarian masih berlanjut, terang Mickel.
Untuk diketahui ditengah pencarian korban ditengarai hanyut terseret arus pasca warga Malimbong lompat ke sungai Sa’dan, Senin (3/4) ditemukan jenazah tersangkut di grab Intake PT Malea. (gus/C)
