PAREPARE, BKM — Baznas Kota Parepare melaunching gerakan cinta zakat. Program tersebut sebagai bagian dari program pemerintah pusat mengedukasi masyarakat untuk gemar dan cinta zakat, khususnya kepada jajaran pemerintah. Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe hadir dan menyerahkan zakatnya kepada BAZNAS kota Parepare Senin, (3/4).
“Semoga pengumpulan zakat ini bisa maksimal dan manfaatnya bisa terasa oleh masyarakat,” ujar Ketua Baznas Parepare Syaiful Amir.
Dijelaskan Syaiful, sejak keluarnya surat edaran Wali Kota Parepare yang menghimbau ASN berzakat, Baznas telah membentuk unit pengumpul zakat di kantor-kantor SKPD. Tujuannya kata dia untuk memberikan kemudahan bagi para Muzakki menyalurkannya zakat mereka.
Syaiful mengajak masyarakat untuk tidak ragu membayar zakat infaq dan sedekah. Sebab katanya Baznas diharapkan menjadi salah satu pilar pengentasan kemiskinan ekstrim di Indonesia.
“Kami harap tidak ada kesulitan bagi para Muzakki untuk membayar zakatnya, sebab kami tahu masih banyak ASN, pekerja kontraktor, dokter yang biasanya mengeluarkan zakat sendiri-sendiri, padahal seharusnya dibayar melalui Amil Zakat,” jelasnya.
Dikatakan Syaiful, sejak dipercaya menjadi Ketua Baznas Parepare, peningkatan jumlah zakat meningkat 100 persen berkat dukungan Walikota Parepare. “Alhamdulilah sejak kami menjabat, tadinya jumlah zakat yang masuk setiap bulan Rp 30 juta, sekarang sudah tembus Rp 60 juta. Ini berkat dukungan pemerintah, dalam hal ini Wali Kota Parepare,” katanya.
Baznas kata dia akan menyalurkan 700 paket bantuan kepada 250 mustahiq di tahap pertama Ramadhan dan kembali melakukan pendistribusian zakat pada periode akhir Ramadhan.
Sementara itu Walikota Parepare Taufan Pawe mengaku berkeinginan melalui gerakan cinta zakat ini karakteristik masyarakat untuk cinta zakat mulai masuk dalam diri masyarakat Parepare. (mup/C)
