MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Nurul Hidayat kembali turun melakukan reses kedua masa persidangan kedua tahun 2022/2023, Rabu (12/4/2023).
Pelaksanaan kegiatan reses yang masuk hari ke dua ini, pertemuan untuk menjaring aspirasi masyarakat atau konstituen berada di Jalan Rajawali II Lorong 29 RT L12-RW 03, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso.
Kehadiran legislator kota dari Fraksi Golkar mendapat respons baik di masyarakat. Antusias masyarakat cukup tinggi menyampaikan aspirasi atau permasalahan, dari infrastruktur fisik berupa jalan, drainase, lampu jalan hingga bantuan sosial, jaminan kesehatan (KIS) serta pendampingan UMKM.
Persoalan yang diterima langsung oleh Nurul Hidayat secara langsung direspons. Soal lampu jalan, dia hanya meminta kepada warga untuk menghubungi langsung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis yang menangani itu.
“Saya berikan nomor kontak telepon pihak yang bisa menangani itu. Bisa langsung Bapak atau Ibu hubungi. Kalau memang hanya mengganti bohlam, pasti cepat ditindaklanjuti dengan datang ke lokasi. Kalau sudah dilaporkan tapi tidak direspons, nanti saya sampaikan langsung,” katanya.
Mengenai Kartu Indonesia Pintar (KIP) lanjut Nurul, program itu merupakan program nasional ditangani Pemerintah Indonesia, pusat. Namun mengenai KIS ataupun program bantuan sosial lainnya berada di Pemerintah Kota Makassar.
“Seharusnya pendataan warga yang dilakukan TSK untuk bantuan sosial diperbaharui setiap enam bulan sekali. Ya walaupun saat ini masih ada riak-riak juga di bawah. Ini sudah sering kami bahas dalam paripurna,” lanjutnya.
Sementara itu, menyikapi soal pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan dan pelatihan kewirausahaan buat warga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Nurul hanya menyarankan membuat kelompok agar bisa aktif dibina.
“Saya usulkan bisa membuat atau mengumpulkan kelompok agar bisa diberikan pelatihan dari Diskop Makassar. Karena pelatihan ini sudah sering dilakukan SKPD,” singkatnya. (arf)
