Site icon Berita Kota Makassar

BKM Berbagi Kaum Duafa di Perkampungan Pemulung

PADA hari ke-23 Ramadan, atau Jumat (14/4), Harian Berita Kata Makassar (BKM) turun ke lapangan untuk berbagi dengan kaum duafa. Wartawan dan karyawan dibagi dalam tiga tim. Masing-masing tim mendatangi satu lokasi yang sebelumnya telah disurvei.

Tim pertama berkunjung ke Kampung Savana, Kecamatan Manggala yang berada di pinggir jalan perbatasan Makassar-Gowa, tak jauh dari Patung Badik pintu gerbang masuk Gowa. Ini merupakan perkampungan pemulung. Tim dua menyusuri pinggiran sungai di wilayah Mallengkeri. Tim tiga juga mendatangi kawasan perkampungan pemulung yang ada di RT 02 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang.

Warga di tiga lokasi tersebut tampak antusias menyambut kedatangan tim BKM. Mereka kemudian dibagikan makanan untuk berbuka puasa.
Ketika menyusuri perkampungan tersebut, di sebuah bangunan kayu yang ukurannya tidak terlalu besar di Kampung Savana, terdapat aktivitas mengaji anak-anak. Mereka begitu fasih melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Anak-anak ini merupakan binaan dari Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ).
Pemandangan yang berbeda ditemukan di perkampungan pemulung Jalan Adhyaksa Baru, Lorong 7, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang. Seorang nenek bernama Daeng Sanging yang memangku cucunya bercerita tentang kehidupannya. Ia sudah 30 tahun lebih tinggal di lokasi yang berada di pinggiran kanal yang membelah wilayah Pandang.

”Saya sudah 30 tahun lebih tinggal di sini. Samaka cucuku,” ujarnya sambil mempersilakan tim BKM untuk melihat kondisi gubuknya. Tempat tinggalnya sebenarnya bisa dikatakan tidak layak huni. Namun, perempuan renta ini tak bisa berbuat apa-apa. Untuk makan sehari-hari saja ia begitu sulit. Hanya berharap pemberian dari anaknya. Sesekali ada bantuan yang disalurkan melalui RT dan RW setempat.
Di lorong lain di kawasan ini, tim BKM mendapati seorang nenek yang tengah melaksanakan salat Asar. Sehari-harinya ia tinggal sendirian. Bekerja membersihkan gelas plastik dari hasil memulung. Barang bekas tersebut bertebaran di depan gubuknya.

”Alhamdulillah, terima kasih bantunta, Nak. Nanti saya makan kalau buka puasa,” ujarnya sesaat usai sembahyang.
Lukas selaku Ketua RW 02 Kelurahan Pandang, menyampaikan terima kasih kepada BKM karena telah peduli kepada warga kurang mampu yang berada di wilayahnya. ”Warga kami memang sangat membutuhkan bantuan seperti ini. Mereka yang ada di kawasan ini kebanyakan yang bekerja sebagai pemulung. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat,” kata Lukas. (*/rus)

Exit mobile version