MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan Ni’matullah Erbe menegaskan, jelang pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg) yang akan dihelat pada 14 Februari 2024 mendatang, maka setiap pengurus diharapkan siap berkontribusi. Baik dengan menjadi calon anggota legislatif (Caleg) maupun merekomendasikan tokoh atau figur yang akan didukung menjadi Caleg.
“Di luar itu, maka harus berkontribusi untuk menambah suara partai dan mengamankan setiap keputusan partai, termasuk soal capres-cawapres,”ujar Ni’matullah, Rabu (26/4) petang.
Menurut Ulla-panggilan akrab Ni’matullah Erbe, pemilu sejatinya adalah ajang untuk berkontribusi memperbaiki nasib bangsa dan nasib kita dan anak cucu kita semua. Karena sesuai pesan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pemilu yang demokratis merupakan cara-cara untuk mengganti penguasa secara konstitusional.
“Semarah apa pun kita semua kepada penguasa, kepada kebijakannya yang tidak tepat sasaran, tidak berpihak kepada rakyat, maka pemilu adalah jalannya untuk menggantinya. Itulah cara yang kontitusional,”pinta Ulla pada kegiatan Halal Bihalal DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan ini di Hotel Claro Makassar ini.
Ulla yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini berharap agar setiap pengurus dan kader diharapkan bisa saling merelakan untuk menghilangkan beban menghadapi perang besar berupa Pemilu 2024.
“Mari kita saling merelakan, saling memaafkan karena kita menghadapi momentum perang besar berupa pemilu 2024 yang tahapannya sedang berjalan. Untuk menghadapi perang besar, salah satu syarat untuk bisa memenangkan adalah soliditas,” ajak Ulla.
Menurutnya, soliditas, hanya bisa diwujudkan jika semua kader dan pengurus bisa melepas bebannya. Melepas setiap ganjalan di hati yang tentu saja jalannya dengan saling merelakan dan memaafkan.
“Saya sendiri, sejak ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel sudah memaafkan semuanya. Tidak ada lagi ganjalan untuk kita maju dan bekerja bersama-sama membesarkan partai,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Sementara itu, Ustaz Andi Erwin Baharuddin yang menyampaikan hikmah halal bihalal mengingatkan, untuk saling merelakan, melapangkan, maka hilangkan sifat-sifat cingkang, tempo dan maborro (sombong, angkuh, dan takabbur). “Hikmah halal bihalal kali ini adalah mari mencairkan yang beku, mengurai yang kusut dan menghangatkan yang dingin agar kita semua bisa kembali saling melapangkan,” pesannya.(rif)
