MAKASSAR, BKM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar melakukan uji publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk proyek Makassar Cor City Arena (Macca) dan Sirkuit Untia. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yadi, Jumat (28/4), melibatkan sejumlah ahli, konsultan Amdal, hingga LSM pemerhati lingkungan.
Konsultan Amdal pembangunan Macca dan Sirkuit Untia Haris Djalante menjelaskan, sejauh ini, seluruh komponen yang dipersyaratkan untuk dokumen amdal proyek strategis wali kota dan wakil wali kota tersebut sudah memenuhi syarat. Namun, kata dosen Teknik Unhas itu, masih ada beberapa catatan yang harus menjadi perhatian.
Di antaranya, terkait rencana penebangan mangrove di atas lahan seluas 2 hektare milik Pemkot Makassar. Namun, karena persoalan ini menyangkut lingkungan hidup dan ruang terbuka hijau, maka penebangan mangrove tersebut harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan instansi terkait.
Sebenarnya, kata Haris, secara regulasi pemkot tidak perlu mengganti mangrove yang nantinya akan ditebang karena memang tidak berada di kawasan hutan lindung atau konservasi. Namun, karena kepedulian Pemkot Makassar terhadap penghijauan, dijanjikan bakal ada lahan pengganti untuk ditanami mangrove seluas enam hektare.
Haris melanjutkan, konsep pembangunan Macca dan Sirkuit Untia nantinya adalah build and design. Yakni, sambil membangun, desainnya akan disesuaikan seperti kondisi yang dibutuhkan.
Untuk Sirkuit Untia, awalnya akan dibangun dengan kapasitas grid B. Namun seiring kebutuhan, diupgrade sehingga masuk dalam grid B dengan standar nasional, atau satu tingkat di bawah sirkuit Mandalika.
Persoalan lain yang juga harus diperhatikan adalah terkait arus kendaraan saat ada event serta tingkat kebisingan yang bisa terjadi. “Itu akan menjadi catatan khusus. Sejauh ini sudah ada solusi yang disiapkan. Khususnya terkait rekayasa lalu lintas di seputar lokasi,” ungkap Haris.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar Ferdi Mochtar, menjelaskan dengan tidak mengabaikan masukan dari berbagai pihak dalam uji publik, pihaknya dalam waktu dekat sudah akan mengajukan dokumen Amdal Macca dan Sirkuit Untia ke Wali Kota Makassar.
Termasuk melaporkan ke orang nomor satu Makassar itu terkait rekomendasi-rekomendasi yang diajukan para ahli, LSM dan lainnya untuk menjadi pertimbangan.
“Kami akan laporkan secepatnya ke wali kota terkait rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan dalam pembahasan teknis, ada beberapa poin penting,” kata Ferdi.
Dia memberi catatan penting terkait konsistensi terhadap ruang terbuka hijau yang tetap harus terjaga. “Kita harus konsisten terhadap ruang terbuka hijau. Untuk itu, kami dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan ke lapangan untuk mempertegas pengawalan terhadap RTH,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, PPTK proyek Macca dan Sirkuit Untia Muh Akbal, menjelaskan sambil menunggu dokumen Amdal berproses, tahapan lelang konstruksi juga sementara berjalan. “Penyedia sudah bisa mengunduh dokumen lelang,” ujarnya.
Dia berharap Mei mendatang, sudah ada pemenang tender yang akan membangun proyek strategis tersebut. Saat ini, lanjutnya, Inspektorat kota Makassar juga sementara melakukan audit probillty untuk memastikan proyek ini berjalan in the track. (rhm)
