MAROS, BKM — Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyambut baik dan mengapresiasi positif hasil kegiatan lomba mata pelajaran (Mapel) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas.
Hasil lomba mapel tingkat SMP yang diumumkan panitia, masing-masing juara satu mapel Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan IPS adalah pelajar dari SMPN 2 Maros.
Sedangkan juara satu lomba mapel Matematika pelajar SMPS Al Islah Maros. Sedangkan juara mapel Agama adalah pelajar dari SMPN 3 Camba, juara Mapel PKN pelajar dari SMPN 5 Mandai, dan juara Mapel IPA pelajar dari SMPN 8 Mallawa.
Bupati Maros, Chaidir Syam yang dihubungi wartawan, Jumat (28/4), mengatakan, kegiatan lomba mapel tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Maros merupakan sebuah langkah positif dalam rangka mengukur untuk melihat prestasi dari anak didik.
”Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Karena sebagai ajang mengukur sejauh mana kemampuan anak didik kita dalam memahami materi pelajaran yang diberikan gurunya,” ujar bupati.
Ditambahkan bupati, kegiatan lomba mapel antara sekolah se-Kabupaten Maros juga dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar pelajar, guru, dan kepala sekolah se-Kabupaten Maros.
”Selain lomba kecerdasan pelajar, juga sebagai ajang silaturahmi antara pelajar se-Kabupaten Maros,” kata bupati.
Untuk itu, bupati berharap agar ajang ini bukan semata-mata acara seremonial. Jadikan kegiatan ini sebagai motivasi guru dan kepala sekolah untuk terus meningkatkan prestasi anak didiknya mana kala mengikuti lomba.
Orang tidak akan mengetahui prestasi apa yang dihasilkan sekolah itu jika tidak pernah berkompkompetisi baik ditingkat di tingkat kabupaten, tingkat provinsi, tingkat nasional bahkan tingkat internasional.
”Jika sekolah sering berkompetisi dan ternyata sering mendapat prestasi itu berarti bisa dikatakan kita berhasil dalam membimbing,” imbuh bupati.
Lebih lanjut Chaidir mengatakan, favorit atau tidak suatu sekolah itu yang menilai adalah orangtua dan masyarakat. Ia memahami orangtua ingin anaknya bisa diterima di sekolah favorit dengan harapan lingkungan sekolah yang berprestasi akan berpengaruh terhadap anak. Sehingga ikut terbawa berprestasi.
”Perlu dipahami bersama bahwa yang paling banyak berpengaruh keberhasilan siswa dalam belajarnya adalah lingkungan sekolah yang baik,” sebut bupati.
Untuk itu, kata bupati berharap agar sekolah sekolah yang belum mengambil bagian pada kegiatan lomba ini agar dilomba lomba berikutnya ikut mengambil bagian dengan mengikut sertakan siswanya pada kegiatan lomba mapel. Ajang lomba ini juga menjadi ukuran keberhasilan guru, kepala sekolah dalam mendidik anak-anaknya.
”Jika tidak mengikutsertakan pelajarnya pada lomba, maka tentu tidak tau seperti apa prestasi atau keberhasilan selama mengajar di sekolah tersebut. Makanya, dengan lomba mapel tentunya menjadi ukuran keberhasil sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Maros,” tutup bupati. (ari/c)

