TAKALAR, BKM — Keluarga Normawanti Daeng Kanang tidak dapat menyembunyikan perasaan sedihnya. Warga Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, meninggal dunia bersama anak yang dikandungnya.
Normawanti dan anaknya meninggal dunia saat sedang dalam proses persalinan di Puskesmas Pattallassang. Kuat dugaan, kematian ibu hamil dan anak dalam kandungannya itu lantaran penanganan para medis atau bidan di Puskesmas Pattallassang, lamban.
Meski takdir Tuhan tidak bisa terbantahkan atas sebuah kematian, namun keluarga korban menyesalkan pelayanan pihak Puskesmas yang mengakibatkan Normawanti Daeng Kanang beserta anak dalam kandungan meninggal dunia.
”Pasien ini meninggal dunia karena pihak Puskesmas Pattallassang lambat merujuk pasien ke rumah sakit setelah ingin melakukan persalinan. Kami minta penentu kebijakan di Kabupaten Takalar segera mengevaluasi kinerja kepala Puskesmas Pattallassang yang kami anggap tidak profesional,” kata Daeng Liwang, kerabat korban, Jumat (28/4).
Diketahui, almarhumah Normawanti Daeng Kanang meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil. Sehingga kepergian almarhumah untuk selama-lamanya merasa sangat kehilangan dan tidak menerima kejadian ini.
Daeng Tarru yang juga salah satu keluarga almarhumah Daeng Kanang mengatakan, pada saat itu subuh, pasien sudah dibawa ke Puskesmas Pattallassang dan pecah ketuban diwaktu subuh itu.
Tetapi sampai kurang lebih pada pukul 10 siang, belum melahirkan padahal para bidan mengatakan kondisi pasien aman dan dapat melahirkan secara normal.
”Kondisi almarhumah mulai melemah, dan barulah pihak Puskesmas Pattallassang merujuk ke Rumah Sakit Umum Takalar. Tetapi sampai di rumah sakit dan dilayani serta di USG, ternyata anak dalam kandungan almarhumah sudah meninggal. Dan itu membuat kondisi Daeng Kanang tambah drop. Sehingga tidak berselang lama, Daeng Kanang juga meninggal dunia,” beber Daeng Tarru.
Mengetahui, ada pasien ibu hamil dan anak dalam kandungannya meninggal dunia, Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad, langsung bersilaturahmi ke keluarga almarhumah Normawanti Daeng Kanang di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang.
”Secara pribadi dan Pemerintah Kabupaten Takalar turut berbelasungkawa yang mendalam atas meninggalnya ibu yang dalam proses persalinan. Semoga almarhumah husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan untuk menerima cobaan ini,” kata Setiawan Aswad.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pj bupati Takalar, menegaskan, akan melakukan evaluasi secara menyeluruh di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Takalar.
”Kejadian ini akan jadi momentum evaluasi kinerja paramedis di seluruh fasilitas kesehatan. Kejadian ini tidak boleh terulang,” tegas Setiawan Aswad. (ira/c)
