pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PKB Uji Kelayakan Bagi 70 Bacaleg Kota Makassar

MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar mendapat perhatian serius dari para politisi milenial untuk menjadi bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Makassar pada pemilu legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Bahkan sejumlah mantan kader partai lain mendaftar ke PKB sebagai Bacaleg dan mengikuti Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) Bacaleg PKB Makassar, Kamis (4/5).
Ada 70 an Bacaleg dari semua Dapil tengah mengikuti UKK kali ini. Mereka diantaranya mantan pengurus Partai Hanura yakni Shinta Mashita Molina, mantan pengurus Partai Demokrat Basdir, serta mantan legislator Nasdem Makassar Kamaruddin Olle.

Tak hanya itu, juga ada nama mantan pengurus DPD I Golkar Sulsel Andi Makmur Burhanuddin
yang saat ini diplot sebagai Sekretaris DPC PKB Makassar juga menjadi Bacaleg Makassar.
Bacaleg lainnya ada Mantan Sekwan DPRD Makassar Adwi Awan Umar, mantan Ketua GP Ansor Makassar Muhammad Harun, eks jurnalis Akbar Hadi dari kalangan Ormas LMP, Laskar Sinrijala, pengusaha dan kader PKB Makassar.
“Hari ini UKK diikuti 70 an Bacaleg, iya melebihi slot. Bahkan Dapil Mamarita (Mamajang, Mariso dan Tamalate) itu calegnya sampai 200 persen,” kata Ketua DPC PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo, Kamis kemarin.

Soal sejumlah kader partai lain hijrah ke PKB, sambung Anggota DPRD Sulsel ini bahwa PKB terbuka bagi siapapun.
“PKB terbuka bagi siapa saja dan siapapun bisa menjadi pengurus partai,” ujarnya.
Kalangan milenial yang pada Pemilu 2024 nanti jumlahnya cukup signifikan, mencapai kisaran 52% yang menjadi perhatian PKB Makassar mendulang suara.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad menambahkan bila peserta UKK difasilitasi oleh partai dan tidak dipungut biaya. Tujuannya menghasilkan Caleg berkualitas dan dapat membawa bendera PKB kearah lebih baik.
“Pertama atasnama partai saya mengapresiasi, kesediaan, dan animo yang besar ini dengan menjadi caleg dari PKB. Proses hari ini adalah proses yang dibuka seluas-luasnya. Tentunya bukan hanya formalitas tapi bagaimana menggali dan elaborasi keinginan menjadi anggota DPRD,”ungkap Azhar.
Dijelaskan persoalan di DPR hari ini bagaimana stigma dan persepsi atau cara pandang ini selalu netanggapan miring.
“Kenapa karena tidak sedikit mereprestasi sebagai wakil rakyat. Sehingga hari ini menguji sejauh mana komitmen di parlemen dan represtansi karena salahsatu pilar penting demokrasi itu parlemen,” pungkasnya.
Politisi sambungnya adalah pekerjaan mulia karena jembatan fasilitator untuk memperjuangkan harapan publik masyakarat.
Ia menambahkan terkait kelebihan stok caleg yang mendaftar, sehingga dengan UKK dan panelis dapat menggali kompetensi dan kapasitas bacaleg. “UKK ini bukan proses ideal tetapi salahsatu jalan atau media untuk mengukur komitmen. Karena mendaftar melebihi slot, jadi harus diuji kelayakan,” katanya. (rif)




×


PKB Uji Kelayakan Bagi 70 Bacaleg Kota Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link