MAKASSAR, BKM–Sekelompok warga yang berasal dari Simbuang kabupaten Tana Toraja menemui wakil rakyat yang ada di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (8/5).
Kedatangan warga yang juga berkecimpung dalam sejumlah organisasi kepemudaan dan mahasiswa bersama Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi diterima oleh wakil rakyat dalam forum rapat dengar pendapat (RDP).
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan (JRM) mengemukakan bila RDP hari ini sebenarnya adalah bagian dari pada memenuhi tuntutan daripada adek-adek kita pada saat demo. “Tapi program itu kan sudah masuk di 2023 ini. Dan apa yang mereka tuntut itu yang sudah mereka rencanakan semua. Karena saya minta kemarin itu bagaimana memperbaiki struktur jalan yang ada sendiri. Mulai Drainase, bangunan pelengkapnya, dan perkerasannya. Dan saya kira untuk beton atau mengaspal, yang penting sesuai pengerasan sesuai standar minimal 30 cm ketebalannya itu,”ujar JRM kemarin.
Dalam RDP, banyak keluhan yang disampaikan warga lantaran infrastruktur jalan masih jauh dari yang diharapkan. “Dan memang kita jujur saja bahwa saudara-saudara kita disana belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Saya kira sudah banyak masyarakat disana meninggal di tengah jalan gara-gara mau pergi berobat, kendaraan tidak bisa lewat. Kemarin baru viral ada Jenazah baru dibawa ke Makassar lewat Mamasa 10 kilo lebih harus ditanduk,”ucap legislator Partai Golkar ini.
Didampingi legislator Partai Gerindra Firmina Tallulembang, JRM mengemukakan soal potensi ekonomi yang ada di Tana Toraja dan Toraja Utara yang sangat luar biasa. Baik dari perkebunan, pertanian maupun daripada adat dan istiadat seperti sejak tahun 73 Indonesia menetapkan Toraja seperti kekayaan dunia daripada warisan budaya dan adatnya. “Kalau mau gali potensi ini harus ditunjang infrastruktur. Sehingga ini menjadi prioritas nya kita untuk dodorong kedepan. Kita baru spot spot saja yang mana skala prioritas sesuai dengan kondisi struktur yang terjadi. Nanti tahun depan baru kita mulai sisir baik-baik dia. Karena anggaran yang ada masih sangat kecil sekali,”pungkas JRM.
Kegiatan RDP juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif serta pejabat pemprov Sulsel. (rif)

