MAKALE, BKM–Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Gerindra di Tana Toraja semakin intens melengkapi syarat adminstrasi sebelum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pada pemilu legislatif (Pileg) 2019 lalu, Partai Gerindra Tana Toraja hanya mengontrol dua kursi di DPRD Tana Toraja, padahal pada Pileg 2014, Gerindra mengontrol empat dan mendudukkan salah satu kadernya sebagai wkail ketua dewan.
Untuk itu, pada Pileh 2024 nanti, Partai Gerindra semakin mempersiapkan Bacaleg handal untuk meraih kursi sesuai target yang diberikan.
Pada daerah pemilihan (Dapil) II meliputi kecamatan Mengkendek dan Gandangbatu Sillanan memperebutkan tujuh kursi. Di Dapil ini diprediksi akan terjadi persaingan yang sangat ketat, baik internal Partai Gerindra, maupun dengan partai lain sebab beberapa petahana masih ikut mencaleg.
Salah satu Bacaleg petahana yakni Manga Rante Patila (MRP). MRP pernah menjadi anggota dewan di Tana Toraja selama empat periode. Periode pertama 1999-2004 lolos dari Partai Krisna. Dan periode 2004-2019 lolos dari Partai Golkar.
Ketika ditemui di sekretariat DPC Partai Gerindra, Mendetek Makale, Rabu (10/5), MRP mengatakan bila dirinya sudah siap untuk membesarkan partai besutan Prabowo di Bumi Lakipadada.
Tentu punya alasan sehingga harus hengkang dari Partai Golkar mencaleg di Partai Gerindra. Selain ditubuh Partai Golkar terjadi regerasi, juga DPC Partai Gerindra Tana Toraja diketuai Zadrak Tombeg.
Menurut MRP meskipun bersaing dengan Bacaleg petahana di Dapil II, namun dirnya tetap optimis meraih suara signifikan.
Diakui MRP, syarat adminstrasi Bacaleg telah dipenuhi, termasuk Surat Keterangan Tidak Pernah dijatuhi hukuman pidana ancaman 5 tahun.
Berbekal pengalaman empat periode sebagai anggota dewan, dan pernah menjabat Sekretaris Partai Golkar 2009-2014, mudah-mudahan tidak mengecewakan perolehan kursi dari Dapil II Tana Toraja.
“Demikian pula 5 Dapil lainnya target meraih kursi terwujud sehingga partai Gerindra pemenang Pemilu di Tana Toraja,” pungkas MRP. (gus/rif/c).

