Site icon Berita Kota Makassar

Istri-istri Bule Diperlihatkan Mahkota Salokoa ri Gowa

GOWA, BKM — Belasan istri-istri bule yang merupakan perhimpunan istri-istri perwira tinggi di lingkup militer laut dari seluruh dunia menyambangi Kabupaten Gowa. Daerah ini menjadi bagian kunjungan wisata sejarah dari rangkaian kegiatan event berskala internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023.

Selama empat hari dilaksanakan sejumlah kegiatan di Sulsel dengan pusat kegiatan di Makassar.
Istana Museum Balla Lompoa masuk agenda kunjungan mereka. Dalam kunjungan ini, para peserta disambut hangat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan. Di museum yang dulunya merupakan kediaman raja-raja Gowa ini, Priska banyak memberikan penjelasan terkait wisata sejarah yang dimiliki Gowa. Salah satu ikon sejarah terbesar itu adalah Istana Balla Lompoa.

Di hadapan para istri pejabat militer laut dari 36 negara ini, istri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan ini mengulas kejayaan Gowa di masa dulu dan kegigihan perjuangan Raja Gowa ke-16 Sultan Hasanuddin, seorang pahlawan nasional bangsa Indonesia.

Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa Andi Tenriwati Tahri, Priska juga mengajak para istri pejabat militer laut ini untuk melihat langsung ruangan penyimpanan benda-benda pusaka Kerajaan Gowa. Di antaranya adalah mahkota Salokoa ri Gowa. Mahkota ini menjadi simbol kejayaan seorang raja yang menduduki tahta sebagai Raja Gowa yang dikenakan oleh raja-raja Gowa terpilih di zamannya.

“Kepada ibu-ibu peserta MNEK 2023 ini kita perkenalkan sejarah di Istana Balla Lompoa yang kini sudah menjadi museum. Alhamdulillah, kita bangga karena Istana Balla Lompoa masuk sebagai salah satu tujuan kunjungan dari para peserta MNEK yang berasal dari 36 negara di dunia, ” jelas Priska.

Terpisah, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Andi Tenriawati Tahri, mengatakan kegiatan ini merupakan acara penerimaan rombongan atau istri-istri dari para pejabat angkatan laut dari beberapa negara.

“Ada delegasi dari 36 negara yang hadir. Ini suatu kehormatan bagi Kabupaten Gowa bahwa kita menjadi bagian dari pelaksanaan MNEK 2023 ini. Kita sambut mereka secara adat, mulai dari penjemputan diawali aru tubarani. Kemudian dijamu dengan musik dan tarian tradisional. Mudah-mudahan ke depannya, Kabupaten Gowa masih menjadi bagian dari kegiatan seperti ini. Karena jelas ini bagian dari promosi pariwisata kita ke 36 negara tersebut, ” kata Andi Tenri.

Vera Muhammad Alim, istri Kepala Staf AL selaku ketua rombongan, mengatakan kegiatan ini merupakan ekspose program MNEK 2023. Dari kegiatan ini semua delegasi berkesempatan mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Salah satunya adalah Istana Balla Lompoa.

“Kunjungan kami ke Istana Kerajaan Gowa ini bertujuan untuk menambah wawasan kesejarahan tentang daerah-daerah bersejarah di Indonesia. Kunjungan kami di Makassar ini, selain ke Benteng Rotterdam, kami juga ke Istana Balla Lompoa. Ini yang dulu dikenal sebagai kerajaan terbesar di wilayah timur Indonesia. Jadi kegiatan kami di istana ini untuk mengetahui adat makan dan adat berpakaian,” ujar Vera, yang menyebut ada 13 peserta yang bersamanya. (sar)

Exit mobile version