MAKASSAR, BKM — Menanamkan rasa cinta pada kemaritiman dan konservasi laut harus dimulai sejak dini. Proses kecintaan itu harus dipupuk sejak anak usia muda.
Inilah yang mendasari tim Makassar Diving School (MDS) melaksanakan Holiday Camp bagi anak-anak usia 10 -18 tahun.
Mereka yang mengikuti kegiatan ini tampak bersemangat mengikut beberapa sesi materi di Kolam Renang Hotel Dalton Makassar, Minggu (4/6).
Ada beberapa materi yang diberikan pada peserta sejak pagi hingga siang hari tersebut. Mulai dari belajar Teknik Uitemate Jepang, yakni teknik bertahan hidup di air dengan cara floating (mengapung) hanya menggunakan botol air bekas.
Selain Uitemate, materi yang dibawakan langsung Instruktur Selam MDS Fathuddin, juga memberikan lifeskill berupa snorkeling class.
Peserta diberikan masker dan fins untuk dapat mengikuti kelas snorkeling.
Tak sampai di situ, mereka bersemangat saat sesi try scuba atau mencoba menyelam dengan alat scuba diving menggunakan tank dan regulator.
Setelah diberi instruksi dan materi awal penyelamatan, anak-anak satu persatu bergiliran dikawal instruktur selam turun ke kedalaman 1,45 meter kolam renang Hotel Dalton.
Peserta Holiday Camp, Ahmad Ahsan tampak tak bosan- bosan untuk menyelam.
“Seru banget. Saya senang bisa ikut Holiday Camp di Makassar Diving School. Nanti kepengen nyelam di laut,” ujar siswa kelas tujuh Makassar ini.
Menurutnya, menyelam melihat langsung keindahan karang dan biota laut di kedalaman lautan pasti lebih menyenangkan.
Marhamah, ibunda Ahmad Ahsan mengaku anaknya sangat senang mengikuti kegiatan snorkeling ini. ”Petualangan yang seru dan menyenangkan. Tadinya saya sangat khawatir karena belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini sebelumnya. Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan aman untuk anak- anak dan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman. Terima kasih Kids Camp,” ucapnya.
Instruktur Selam MDS Fathuddin, mengungkapkan bahwa sejak usia belia anak-anak harus dikenalkan lifeskill bermanfaat untuk dirinya maupun lingkungannya.
Holiday Camp, kata alumni Perikanan Unhas ini, merupakan upaya untuk mengenalkan dunia selam dan upaya menanamkan rasa cinta pada alam kepada anak usia belia.
“Tujuan kegiatan ini agar anak-anak lebih care pada laut. Juga mengenalkan bahwa olahraga menyelam bisa dilakukan siapa pun. Termasuk anak-anak usia 10 sampai 15 tahun. Pada usia ini mereka sudah bisa dikenalkan scuba diving,” jelas Fathuddin.
Dia menjelaskan, di MDS menyiapkan program belajar menyelam untuk kelas Basic Diver usia minimal 15 tahun, Open Water untuk anak minimal 16 tahun.
“Kami juga melayani riset dan wisata snorkeling dan dive ke pulau-pulau indah di Indonesia,” pungkas Fathuddin. (rls)
