pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Belum Ada Anggota Dewan Capai 30 Ribu Suara

MAKASSAR, BKM–Peluang pendatang baru untuk terpilih sebagai wakil rakyat Sulawesi selatan mendapat pandangan dari pengamat politik dari Unibos Dr Arief Wicaksono. Menurut Arief, peluang pendatang baru di Dapil 11 akan sangat bergantung dari apa dilakukan di lapangan untuk mencari dukungan di masyarakat.
“Tentu saja, pendatang baru yang memang selama ini telah mencermati dan mempelajari peta Dapil namun tidak maju pada pemilu sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, tipikal newbie faktor ini akan memiliki peluang yang cukup baik karena sudah dapat pelajaran berharga dari sikap sabarnya.
Selain itu, ia menyarankan agar pendatang baru yang memiliki cantolan politik dari tokoh atau figur yang pernah duduk sebelumnya.

Tipikal figur pendatang baru yang kedua ini praktis hanya mengandalkan modal sosial dari figur sebelumnya, sehingga relatif tidak punya effort untuk meraih konstituen.
Menurutnya, pendatang baru yang tidak punya cukup waktu untuk mempelajari medan, tidak punya cukup modal sosial, bahkan tidak terlalu memiliki kapasitas finansial yang memadai sehingga keputusan untuk maju diambil sekiranya hanya karena ada kesempatan saja.
“Tipikal ini yang masih harus bekerja keras dan terkadang berharap banyak pada keberuntungan,” tuturnya.
Ia menyebutkan bahwa Dapil Luwu Raya sangat luas, sekiranya akan menjadi tantangan karena rivalitas antar mereka dipastikan akan sangat tinggi tekanannya, apalagi jika petahana masih akan maju.

“Dalam situasi tersebut, dimana pertarungan akan terjadi antara lebih dari dua pihak, idealnya pendatang baru dapat melihat peluang tersebut sebagai momentum untuk dapat merebut konstituen,” pungkasnya.
Direktur Profetik Institute, Asratillah berpandangan, figur baru cukup terbuka, mengingat tidak ada aleg terpilih sebelumnya yang mendapatkan suara menembus hingga 30 ribu lebih, dan lebih didominasi capaian suara belasan ribu.
Namun Dapil 11 punya keunikannya sendiri dari perspektif geopolitik, varabel hubungan kekerabatan dan prestise kebudayaan cukup mempengaruhi keterpilihan seseorang, terutama untuk wilayah Luwu dan Luwu Utara.
“Sehingga penantang yang berasal atau berbasis di ledua daerah tersebut sangat penting untuk menghimpun rumpun keluarga dan memaksimalisasi penggunaan simbol-simbol kebudayaan,” katanya.




×


Belum Ada Anggota Dewan Capai 30 Ribu Suara

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link