pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Berpeluang Jadi Senator Jika Parpol ikut Mensosialisasikan

MAKASSAR, BKM–Partai politisi yang melirik senayan di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memiliki peluang untuk lolos menjadi senator jika pimpinan partai politik (Parpol) serta para bakal calon anggota legislatif (Bacalegnya) ikut mengkampanyekan.
Selain tiga petahana yakni Andi Ihsan, Lili Amelia Salurapa serta Tamsil Linrung, ada belasan politisi dari Parpol. Mereka diantaranya Andi Yagkin Padjalangi serta Al Hidayat Samsu Niang dari PDIP. Harmansah dari Gerindra, A Waris Halid, Andi Hatta Marakarma dan Riza Rasyid Ali dari Golkar. Selain itu, juga ada Andi Yusran Paris dari PAN.

Sebagaimana diketahui, KPU Sulsel telah mengumumkan 19 orang calon senator yang akan bertarung memperebutkan empat kursi pada Pileg 14 Februari 2024 mendatang.
Soal peran Parpol dan Bacaleg untuk ikut mengkampanyekan calon senator, Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir mengatakan karena luasnya cakupan wilayah kampanye calon senator, maka kandidat membutuhkan mesin politik.

“Ada dua mesin yang harus dimanfaatkan calon senator. Pertama bantuan mesin Parpol dengan menggunakan Bacaleg dalam mengkampanyekan calon DPD tertentu,” ujar Suwadi.
“Kedua bantuan ormas yang punya jaringan kuat untuk bisa membantu memberikan suara kepada calon DPD,” sambung dia.
Suwadi mengatakan, bila salah satu Parpol solid untuk memberikan dukungan kepada salah satu calon maka potensi mereka untuk menggeser petahana, sangat besar.
“Apalagi kalau bisa meminta bantuan lebih dari satu Parpol, seperti Tamsil Linrung saat ini dekat dua partai, PKS dan Gelora ditambah jaringan Kahmi. Ini menjadi modal untuk Tamsil. Begitu juga Harmansyah yang di-back up Gerinda dan Karang Taruna Sulsel, ini semua modalnya,” ujar Suwadi.
Ketika calon mendapatkan dukungan dari Parpol dan ormas, maka pertarungan sangat kencang dan itu berpotensi untuk menggeser petahana.
“Bila petahana tidak mendapatkan dukungan Parpol dan ormas maka tentu mereka akan kerepotan untuk melawan pendatang baru yang dibackup oleh partai dan ormas,” katanya.
Suwadi juga mencermati perebutan suara dari kalangan non muslim. Menurut dia, satu kursi yang selama ini “dijatah” untuk kalangan itu bisa saja hilang karena suara akan terbagi. Lily Amelia Salurapa akan head to head dengan Pendeta Musa Salusu.
“Kalau non muslim solid (satu nama) maka peluang untuk memiliki satu kursi tetap terjaga,” imbuh Suwadi. (jun/rif)




×


Berpeluang Jadi Senator Jika Parpol ikut Mensosialisasikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link