MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman menyampaikan pendapat akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Selasa (6/6). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Lutim, Aripin didampingi Wakil Ketua HM. Siddiq BM dan H Usman Sadik.
Bupati Budiman menyampaikan gambaran umum pertanggungjawaban APBD T.A 2022 bahwa target pendapatan daerah Tahun 2022 sebesar Rp. 1.616.869.357.811,00 dan terealisasi Rp. 1.732.661.442.909,29, atau 107,16 persen yang terdiri atas 1 PAD target sebesar Rp. 325.302.193.230,00, dan terealisasi Rp. 341.265.079.449,43, atau 104,91 persen.
Pendapatan transfer–Dana Perimbangan dengan target sebesar Rp. 1.223.583.544.713,00, terealisasi Rp. 1.330.514.747.320,86, atau 108,74 persen. Lain-lain pendapatan daerah yang sah dengan target sebesar Rp. 67.983.619.868,00, terealisasi sebesar Rp. 60.881.616.139,00, atau 89,55 persen.
Belanja transfer yang ditargetkan Rp. 1.724.113.886.050,00, terealisasi Rp. 1.666.445.074.250,42, atau 96,66 persen. Terdiri atas Belanja Operasi ditargetkan Rp. 1.101.225.155.728,00, terealisasi sebesar Rp1.060.206.782.144,49, atau 96,28 persen.
Belanja modal ditargetkan Rp. 303.462.165.792,00, terealisasi sebesar Rp289.744.487.264,93, atau 95,48 persen. Belanja tak terduga Rp. 3.500.000.000,00, terealisasi sebesar Rp. 707.600.000,00,atau 20,22 persen. Transfer pemerintah daerah ditargetkan Rp. 315.926.564.530,00, terealisasi sebesar Rp. 315.786.204.841,00 atau 99,96 persen.
Pembiayaan secara umum, realisasi dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, di mana pada tahun anggaran 2022 penerimaan pembiayaan dapat terealisasi sebesar Rp 113,8 miliar lebih atau 100 persen dari yang ditargetkan, sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi Rp 6,4 miliar atau 97,64 persen. Dengan demikian diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp 107,4 miliar lebih.
“Terima kasih atas diterimanya Ranperda semoga akan memberikan manfaat kedepan, dan Insha Allah Perda ini dijalankan dan perlu membutuhkan evaluasi secara berkala sehingga apa yang kita raih sekarang ini, pendapatan yang bisa kita lebih efektifkan sehingga APBD kita bisa lebih meningkat,” tutup Budiman. (rls)

