MAKASSAR, BKM — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel bekerja sama Kodam XIV Hasanuddin, Pemerintah Kota Makassar dan Taman Pelangi Jogja,
akan menggelar Festival Lampu dan UMKM Milenial.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 8 Juni hingga 9 Juli 2023 mendatang di Lapangan Hasanuddin, Makassar.
Ketua Panitia, Saharuddin Ridwan, menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk menggairahkan aktivitas para pelaku UMKM. Sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT ke-66 Kodam XIV Hasanuddin.
Makassar Light Festival dan UMKM Milenial ini bisa menjadi alternatif wisata malam yang disuguhkan dengan berbagai lampu lampion dan juga hiasan lainnya yang menyala di malam hari.
Warna-warni cahaya lampion yang menyala di gemerlapnya malam, tentu akan menjadi suatu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat yang satu ini.
Pihak penyelenggara juga menyiapkan beragam spot foto dengan aneka lampu unik.
”Dalam gelaran Makassar Light Festival ini, ada sebuah spot foto yang tentunya sangat Instagramble yaitu sebuah lorong yang di atasnya ada lampu beserta lampion yang di gantung dengan warna warni yang membuat tempat ini dijadikan spot foto yang sangat indah. Di tempat ini area rumputnya di tutupi deretan lampu-lampu yang menyala yang membuat tempat ini semakin indah dan diminati bagi siapa saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPP Apindo Sulsel, Suhardi, menerangkan, pihaknya mendukung dilaksanakannya kegiatan ini. Karena menjadi bagian dari program kerja UMKM, khususnya dalam menyejahterakan pelaku usaha.
”Dengan terlihat dalam kegiatan ini, Apindo turut memajukan sektor UMKM,” jelasnya.
Diprioritaskan UMKM milenial yang terlibat dalam festival ini. Harapannya, bisa mendorong anak-anak muda untuk lebih tertarik menggeluti dunia usaha.
Sementara itu, Ratih dari Taman Pelangi, mengatakan, selain wahana lampu, juga akan dihadirkan wahana permainan seperti boneka rumah, bianglala dan permainan lainnya.
Yang menarik, karena pengunjung tidak akan kelaparan dan kehausan usai berswa foto. Karena di dalam area kurang lebih 7 ribu meter persegi tersebut, panitia telah menyiapkan 50 stand yang terdiri dari stan makanan dan minuman milenial, stan yang menjual aksesoris serta ada pula percetakan baju dengan foto-foto pengunjung.
Untuk harga tiket masuk, dipatok Rp30 ribu per orang di hari biasa. Sementara saat weekend harga masuk Rp35.000.
”Khusus untuk anak usia di bawah 5 tahun, kita kasih free,” ungkapnya.
Ahmadi Kamaruddin, Sekretaris Panitia dari Apindo menerangkan, pihak panitia menyiapkan booth secara gratis untuk semua UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini.
Dia menekankan, pihaknya sangat selektif dalam menentukan pelaku UMKM yang bisa terlibat. Sesuai tema, maka diprioritaskan anak milenial dengan syarat punya medsos yang memiliki follower cukup banyak.
Dari 50 booth yang disiapkan, diisi 34 tenant khusus makanan, 6 non makanan, dan 12 untuk sponsorship.
”Target pengunjung minimal 1.000 orang per hari. Kalau kondisi ramai. Transaksi diharapkan bisa mencapai Rp10 juta per hari,” tandasnya. (rhm)
