MAKASSAR, BKM — Masra, seorang mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar angkatan tahun 2020, ditemukan meninggal dunia di kamar kostnya pada Sabtu petang (10/6) sekitar pukul 18.15 Wita.
Mahasiswi ini saat ditemukan sudah menjadi mayat di salah satu kamar kost di Pondok Madinah, Jalan Sahabat Raya, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Enam saksi telah diperiksa dan diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Keenam orang itu masing-masing Hikma (23), staf di kampus Unhas, Jalan Sahabat Raya Pondok Madina, Joshua (24), pacar korban, penjual nasi goreng di Jalan Sahabat (depan warung nasi goreng Jakarta Mas Kalvin), Kurnia Rasyid (20), mahasiswa FK Pertanian Unhas angkatan 2021, Jalan Sahabat Raya Pondok Madina, Misbahul Jannah (29), Sespri dokter RS Unhas/dosen Fakuktas Kedokteran, Jalan Sahabat Raya Pondok Madina, Asdar (38), warga Jalan Asrama Haji Perum Gran Sudiang Blok A No. Y, serta Isra (22), sekuriti RS Unhas, Jalan Sahabat Raya Pondok Madina.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando mengemukakan, hasil pemeriksaan saksi Asdar l (keluarga korban) menerima informasi bahwa korban telah meninggal dunia dan sementara ini di dalam kamar mayat RS Unhas.
Sehingga menghubungi pihak dari Polsek Tamalanrea perihal kejadian tersebut. Anggota Resmob dipimpin langsung Kanit Reskrim, Iptu Jeriady didampingi Panit I Opsnal, Ipda M Iqbal Kosman dan Panit 2 Opsnal, Iptu Safri, mendatangi RS Unhas dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.
Menurut keterangan saksi Hikma dan Misbahul Jannah, sekitar pukul 18.15 wita menurut saksi tempat penampungan air di kos tersebut tidak mau penuh. Sehingga saksi mengecek kamar korban dan mendengar suara air di dalam kamar mandi tumpah.
Saksi mencoba menghubungi korban, namun tidak ada respon. Sehingga saksi Hikma, Misbahul Jannah, dan Hani membuka kamar korban.
Mereka melihat korban dalam posisi tidur telentang. Tangan korban lebam kebiruan, muka korban kelihatan biru2, dan bibirnya hitam lebam. Ada bekas darah kering di mulut dan hidung keluar busa.
Kemudian saksi menghubungi Joshua (pacar korban) dan melihat korban dalam posisi telentang. Saksi memeriksa denyut nadi korban tidak ada. Di leher juga tidak ada. Mulut korban menganga sedikit, seperti serbuk atau busa. Tangan korban terkepal. Sehingga saksi Joshua langsung memesan mobil online Grab untuk membawa korban ke RS Unhas bersama saksi.
Menurut keterangan saksi Joshua, saksi pacaran dengan korban sekitar 1 bulan. Korban sering mimisan encer darah sekitar 2 kali, pernah mengeluh perutnya keras dan sakit di bawah pusar.
Saksi Hikma, Misbahul Jannah, Hani, dan Joshua, terakhir melihat korban sekitar Kamis malam. Menurut keterangan saksi Isra, tetangga kamar korban, saksi terakhir kali melihat korban menyapu di teras depan kamar korban pada Jumat malam, 9 Juni 2023 sekitar pukul 23.00 Wita.
Setelah itu korban masuk ke dalam kamarnya. Setelah saksi masuk ke dalam kamarnya, saksi mendengar suara pagar kost seperti ada orang yang keluar.
Keluarga korban Masra telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamalanrea. (jul)
