Site icon Berita Kota Makassar

Beautiful Malino IV akan Berkonsep Happiness

GOWA, BKM — Sebulan ke depan even wisata akbar Beautiful Malino (BM) ke IV akan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Untuk BM 2023 ini, Pemkab Gowa mengusung tema Happiness atau kebahagiaan.

Konsep ini sengaja dimunculkan untuk memarakkan BM 2023 yang sudah masuk daftar KEN (Kharisma Even Nusantara) dari Kemenparekraf RI.
Menurut Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, BM tahun 2023 kali ini harus membahagiakan dan menggembirakan masyarakat Gowa secara khusus.
Alasan Adnan, karena sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2019 hingga 2021 lalu, perhelatan BM ini sempat fakum. Padahal Gowa sudah menyelenggarakan hingga even ketiga.
”Sekarang di tahun 2023 ini, Gowa berhasil masuk daftar KEN yang merupakan program pengembangan wisata Kemenparekraf RI. Dan tahun ini kita sudah diijinkan menggelar BM ini kembali dan insya Allah kita akan selenggarakan pada 14-16 Juli bulan depan,” kata Adnan kepada media beberapa hari lalu.
Terkait persiapan pelaksanaan BM IV ini diakui Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri, tengah dipersiapkan.
”Jadi ada tujuh agenda kegiatan meramaikan BM nanti. Yakni fashion carnaval (parade kostum bunga) non kendaraan hias), Malino trail adventure (petualangan jejak Malino dengan bersepeda motor trail, croos country run (lari lintas alam), mountain bike challenge (sepeda gunung), summer camp (berkemah), cullinary showcase dan bazaar (pameran UMKM dan kuliner) dan music and art fast forestry (konser musik hutan). Dan semua persiapan fasilitas saat ini tengah kami lakukan bekerjasama Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong dan berbagai pihak lainnya. Anggarannya pun sudah siap sebesar Rp 1 miliar dan itu sudah protap dalam APBD,” kata Andi Tenri saat dikonfirmasi, Senin (12/6).

Terkait tema Happiness yang diusung, menurut Andi Tenri, tema kebahagiaan ini sebagai bentuk rasa syukur atas berakhirnya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh pelosok negeri, termasuk di Kabupaten Gowa.
”Ini bentuk syukur dan bahagia kita karena secara perlahan kita berhasil keluar dari pandemi Covid-19. Kita berharap seluruh rencana kegiatan ini bisa berjalan sesuai yang kita rencanakan,” papar Andi Tenri.
Dikatakan, masuknya BM dalam KEN 2023 tentu akan berdampak baik bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gowa. Terlebih pariwisata Kabupaten Gowa akan semakin dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.
”Tujuan dari KEN ini untuk memperkenalkan pariwisata di Indonesia yang tidak kalah dengan pariwisata di luar negeri. Potensi ini pun bisa meningkatkan perekonomian UMKM karena perputaran uang jelas meningkat. Kita sudah rasakan dampak ekonomi itu sejak BM I hingga III yang telah dilakukan sebelumnya,” kata mantan Kabag Humas Setkab Gowa ini. (sar)

Exit mobile version