MAKASSAR,BKM–Persoalan lingkungan di Indonesia khususnya di Sulsel menjadi persoalan yang membawa perhatian dunia seperti Amerika Serikat.Bahkan Amerika Serikat melalui Atase Press Kedutaan Besar Amerika Serikat sangat tertarik untuk bekerjasama dengan media yang ada di Kota Makassar untuk melakukan peliputan dan riset terkait lingkungan hidup, perdagangan orang, pemuda dan lainnya.
Hal ini disampaikan Atase Pers Kedubes Amerika Serikat Michael Quinland dan Press Asistant Kresna Soegiono saat bertandang ke Fajar Group di Gedung Graha Pena, lantai IV, Selasa (13/6) sore.
Menurut Mike sapaan akrab Michael Quinland, Atase Press Kedubes AS banyak berkesempatan untuk bekerjasama dalam melihat issu-issu dan program. Termasuk melakukan pelatihan dengan wartawan terkait iklin dan krisis air serta kebersihan lingkungan.
Apalagi jelas Mike, ada program dari Atase Press Kedubes AS yakni menawarkan kesempatan untuk mengikuti program pertukaran maupun peliputan ke AS, yang memberikan pengalaman langsung media dan proses demokrasi di AS. Termasuk melakukan study ke Amerika Serikat.
:Saya ke kota Makassar untuk melakukan kunjungan ke media termasuk menjalin kerjasama dalam membahas masalah-masalah lingkungan, pengelolaan air dan masalah kemanusiaan. Di kota Makassar kotanya sangat bagus, cantik hanya saja udaranya panas,”ungkap Mike.
Sementara itu, Direktur Harian Fajar Koran, Faisal Palapa dan Faisal Syam yang menerima langsung kunjungan Mike mengatakan, bahwa Harian Fajar sudah lama melakukan studi dan peliputan masalah lingkungan, pengelolaan air. Bahkan Faisal Syam sempat memperlihatkan edisi di Koran Fajar yang memuat berita pengrusakan hutan di salah satu wilayah di Sulsel.(war)
