MAKASSAR, BKM–Mantan Calon Wakil Presiden yang kini tercatat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dinilai akan mampu mendongkrak suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada pemilu legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 yang akan datang.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Dr HM Amir Uskara. “Hitung-hitungan kita, dengan bergabungnya Pak Sandiaga Uno dia bisa menaikkan elektoral PPP 1,5 hingga 2 persen. Hitungan itu, diluar dari elektoral yang dibawah tokoh lain diantaranya Pak Wiranto,”ujar Amir Uskara, Jumat (16/6).
Ketua Fraksi PPP DPR RI ini sejak awal pihaknya mengaku optimis bila dengan bergabungnya puluhan tokoh, termasuk Pak Sandiaga dan Wiranto maka partai berlambang kakbah itu diharap mencapai target kemenangan secara nasional sebesar delapan persen. “Insya Allah target nasional mencapai delapan persen, memang awalnya kita pasang target enam koma lima persen, namun setelah puluhan tokoh bergabung, maka praktis target semakin naik hingga delapan persen,”jelas Mantan Ketua DPW PPP Sulsel ini.
Seperti diketahui, Sandiaga telah bergabung ke PPP dan dipakaikan jas warna hijau oleh plt ketua umum DPP PPP Muhammad Mardiono.
Sandiaga yang pernah tercatat sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta telah mundur dari jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Sebelumnya, sejumlah tokoh telah bergabung ke PPP diantaranya Jenderal TNI (Purn) Wiranto.
Wiranto yang namanya masih tercatat sebagai Wantimpres pernah menjabat Ketua umum DPP Partai Hanura
Selain Sandiaga dan Wiranto, terdapat nama lain yakni Kiai Mansyur Muhidin yang juga ulama dari Banten. Juga ada nama mantan Pjs Gubernur Kalimantan Tarmizi Karim yang pernah menjabat Pjs Gubernur Kalimantan Timur dan Pjs Kalimantan Selatan, dan terakhir sebagai Irjen Kementerian Dalam Negeri.
Juga ada nama Mayor Jenderal TNI (Purn) Neno Hamriyono yang pernah menjabat Deputi II Badan Intelijen Negara. Marsda TNI (Purn) H Laode Barhim, yang pernah menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) KSAU, Fathan Kamil yang merupakan Ketua Umum alumni IPB mewakili kalangan aktivis akademisi serta Dahliah Umar mantan Ketua KPU DKI Jakarta.
Tak hanya itu, ada nama Muhammad Yasir yang pernah menjabat Direktur Pasar Kementerian Perdagangan RI. Lalu, Aditya Herpavi Rachman, seniman dan artis milenial.
Dari Sulawesi, juga ada nama H Idris Rahim yang merupakan birokrat dan juga politikus yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Gorontalo serta Irjen Pol Purn M Adnas yang pernah menjabat sebagai Kapolda di Gorontalo.
Ada nama Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mapanyukki. Ia merupakan mantan Pangdam Wirabuwana, yang sekarang diganti menjadi Hasanudin serta Mayjen TNI (Purn) H Andi Sumangerukka yang juga pernah menjabat Pangdam XIV/Hasanudin.
Selain dua mantan Pangdam Hasanuddin, juga ada mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin dan mantan Bupati Maros Hatta Rahman. (rif)

