Site icon Berita Kota Makassar

”Petarung Sampah” Hadir di Kelurahan Berua

MAKASSAR, BKM — Inovasi dilakukan Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya melalui pelabelan tanda rumah berlangganan sampah disertai QRCode. Isinya tentang informasi dan edukasi pengelolaan persampahan melalui ”Petarung Sampah”. Inovasi ini dihadirkan oleh Kepala Seksi Pengelolaan Kebersihan dan Pertamanan Kelurahan Berua Saparuddin Ismail.

Rancangan ini dipresentasikan Saparuddin Ismal sebagai reformer di hadapan Kepala BKPSDMD Kota Makassar AkhmadNamsum selaku penguji, Syahman Alhady Yusuf (mentor), dan Muhammad Nehru Sagena (coach) di Kampus I BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin.
Dalam pemaparannya, Saparuddin menjelaskan rancangan inovasinya ini dilatarbelakangi oleh kondisi masih banyaknya rumah yang belum berlangganan sampah. Kondisi ini menjadi kesulitan tersendiri bagi para petugas kebersihan mengidentifikasinya.
Karena itu, reformer akan melakukan pelabelan tanda rumah berlangganan sampah/wajib retribusi persampahan yang dikombinasikan dengan tambahan QRCode yang akan bermanfaat buat masyarakat memperoleh edukasi dan informasi pengelolaan persampahan yang termuat dalam QRCode tersebut.

Inovasi ini diharapkan memicu masyarakat yang belum berlangganan sampah untuk mau dan secara sukarela mendaftarkan dirinya sebagai wajib retribusi persampahan, sehingga dapat berdampak pada penambahan pendapatan daerah dari sektor retribusi persampahan.
Selama mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan XII tahun 2023 ini, Saparuddin menyampaikan banyak memperoleh pembelajaran, khususnya bagaimana membangun model kepemimpinan melayani. Proses pembelajaran ini menginspirasinya untuk dapat melahirkan dan merancang inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi organisasi, masyarakat dan stakeholder lainnya.
“Saya bersyukur sekali terpilih menjadi salah satu dari 40 peserta dalam jabatan pengawas untuk mengikuti PKP ini. Banyak proses pembelajaran yang saya terima. Ditambah lagi studi lapangan yang saya ikuti dengan melihat inovasi-inovasi pada DPM-PTSP Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur. Kami juga memperoleh lesson learn dari inovasi tersebut, yang kemudian menambah khazanah berpikir kreatif reformer dalam merancang aksi perubahan di wilayah kerja saya,” ujarnya. (rls)

Exit mobile version