MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H. Budiman membuka acara Pertemuan Raya (Praya) Pemuda Gereja POUK se-Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbara) Tahun 2023, di Gereja POUK Sorowako, Kecamatan Nuha baru-baru ini.
Pertemuan raya pemuda POUK ini merupakan kegiatan yang dilakukan 3 kali setahun, dan Praya kali ini Pemuda Jemaat POUK Sorowako sebagai tuan rumah.
“Infinity Ingod Finding Our Quality” menjadi tema kegiatan. Hal ini menegaskan bahwa pemuda kristen ingin membuktikan bahwa mereka punya kualitas dalam hal iman yang bisa berdampak bagi masyarakat luas.
Jumlah peserta Praya tahun 2023 ini sebanyak 586 orang, berasal dari POUK Sorowako, Wawondula, Wasuponda, Malili, Maros, Makassar, serta tamu undangan yang berasal dari Kolonodale, Sulawesi Tengah.
Bupati Budiman mengucapkan selamat datang di Luwu Timur kepada seluruh peserta Praya 2023 di Bumi Batara Guru Wanua Mappatuo Na ewai Alena. Dia juga mengucapkan terima kasih karena telah memilih Luwu Timur menjadi tuan rumah Praya pemuda POUK kali ini.
“Hari ini kita tidak bicara masa lalu, kita akan bicara masa depan karena anak muda yang akan kita urus. Jadi tepat hari ini kita siapkan masa depan anak-anak muda kita untuk membangun Luwu Timur,” kata Bupati.
Kepada pemuda POUK, Bupati pun berpesan agar tidak terpengaruh dengan situasi politik, kita boleh berbeda, tapi mari kita bersatu dalam membangun Kabupaten Luwu Timur, dan membangun bangsa ini seca bersama-sama.
“Selaku pemeeintah daerah, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini, saya berharap melalui kegiatan ini senantiasa tetap terjalin kebersamaan antara masyarakat dengan pemerintah khususnya pemuda-pemudi kristiani ditempat ini,” imbuhnya.
Selamat menikmati indahnya danau-danau yang ada di Luwu Timur ini. “Namun jika ingin berenang, jangan lupa agar didampingi sama yang ahli karena danau di Luwu Timur ini sangat dalam.
Ketua PGIW Sulselbara, Pdt. Adrie O Massie, M.TH. menjelaskan Praya merupakan yang kesembilan, dan kedepan akan dibuat lagi agar banyak kesempatan buat pemuda-pemudi kita bisa berkumpul.
Pdt. Adrie mengajak anak-anak muda untuk mempersiapkan diri agar benar-benar menjadi generasi yang akan melanjutkan generasi-generasi sebelumnya, menjadi generasi yang luar biasa, baik sebagai generasi anak bangsa, generasi gereja, generasi masyarakat dan generasi kerajaan alam. (rls)

