WAJO, BKM — Kabupaten Wajo bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Expo UMKM Dekranasda Kreatif Andalan 2023 yang akan digelar 9-11 Agustus mendatang.
Bupati Wajo, H Amran Mahmud saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan
Expo UMKM 2023 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Senin (10/7) mengatakan gelaran Expo UMKM ini merupakan kegiatan Dekranasda Pemprov Sulsel dan Dekranasda Kabupaten Wajo ditunjuk sebagai tuan rumah. Tema yang diusung adalah mengembalikan kejayaan sutera.
Amran meminta agar semua jajaran Pemkab Wajo serta stakeholder dapat secara bersama-sama mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Expo ini.
”Karena ini adalah kegiatan tingkat provinsi sehingga harus disiapkan dengan baik. Selain persiapan acara juga paling penting menyiapkan wajah Kota kita yang akan dikunjungi 23 daerah di Sulsel,” ucapnya.
Expo UMKM Dekranasda ini adalah momentum yang baik untuk memperkenalkan berbagai upaya pengembangan sutera serta kolaborasi pengembangan dengan daerah lain.
“Kita berharap kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian dan dinikmati masyarakat Kabupaten Wajo,” harapnya.
Dia meminta agar kegiatan ini bisa dipadukan dengan Festival Danau Tempe yang memang selalu digelar pada bulan Agustus. “Kita berharap kerjasama dan kolaborasi dari semua agar persiapan sudah bisa dirampungkan minimal pada awal Agustus mendatang,” ucapnya.
Sementara, Ketua Dekranasda Kabupaten Wajo, Sitti Maryam menjelaskan bahwa rencananya pembukaan dilaksanakan pada Rabu (9/7). Dilanjutkan ramah tamah pada malamnya.
“Sesuai hasil audiensi kami dengan Bapak Gubernur dan Ketua Dekranasda Sulsel, beliau berharap agar beberapa konsepnya lebih disederhanakan. Seperti fashion show Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota agar sederhana saja dengan menggandeng anak TK,” ucapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Wajo berharap agar Perbankan bisa turut berpartisipasi. Juga, kerajinan produk binaan lembaga pemasyarakatan juga bisa dilibatkan serta binaan lainnya.
Dia menuturkan ada beberapa lokasi kunjungan rombongan dekranasda diantaranya UPT Dinas Perindustrian Sulsel di Sempange, Tanaman Murbei, Lokasi Mesin Pemintal dan Masjid Tua di Tosora, serta beberapa destinasi lainnya.
“Kita berharap agar setia yang ditunjuk untuk penghubung (LO) dengan Dekranasda Sulsel dan Kabupaten/Kota bisa betul-betul memahami potensi pariwisata kita untuk diperkenalkan ke tamu. Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya.
(ono/C)

