MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada tiga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Sulawesi selatan yang telah mundur dan mengikuti jejak dari sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulsel Imbar Ismail.
Ketiga kader yang mundur masing-masing pengurus DPW PSI Sulsel Albert Sampelinting, Ketua Dewan Pimpinan daerah (DPD) PSI Kabupaten Maros Asis serta sekretaris PSI Maros Syahrul.
Albert lalu menyentil kepengurusan DPW PSI Sulsel dibawah kepemimpinan Muhamamad Surya.
Menurutnya, DPW PSI Sulsel yang cenderung One Man Show dalam mengambil keputusan, sehingga harapan untuk mendapatkan kursi, khususnya melalui daerah pemilihan (Dapil) 10 Sulsel yang meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara 90 persen pupus. “Jajaran pengurus DPW PSI Sulsel jangan bermimpi untuk mendapatkan kursi di Dapil Sulsel 10. Ini berdasarkan komposisi Bacaleg yang sudah masuk DCS. Sebagai pengurus dan petugas partai yang sangat mengerti situasi di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Sudah berusaha maksimal untuk mendapatkan kursi, tapi kepengurusan DPW PSI Sulsel yang cenderung One Man Show dalam mengambil keputusan,”tulis Albert, Senin (17/7).
Albert lalu menyampaikan bila dirinya mundur sebagai pengurus. “Selaku pengurus DPW PSI Sulsel, dengan ini saya mohon pamit untuk mundur, baik selaku kader ataupun selaku pengurus,”ujar Albert Sampelintin.
Sebelumnya, Imbar Ismail lebih dulu hengkang dari PSI dan bergabung ke PKS. (jun/rif)
