MAKALE, BKM — Anggota DPRD Tator dari Fraksi Hanura Andareas Tadan melaksanakan reses di Lembang Lea, Kecamatan Makale, Sabtu (15/7).
Ketua Dewan Kehormatan (DK) DPRD Tana Torja ini kepada BKM mengatakan, banyak aspirasi diserap dari masyarakat Lea, selain tambang galian C meresahkan masyarakat, juga mobilisasi tronton mengangkut alat berat tonasenya tidak sesuai dan merusakn jalan.
Keresahan masyarakat Lea tidak kunjung berakhir membuat anggota dewan Andareas Tadan, juga Ketua Fraksi Hanura mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi berwenang melakukan penindakan. Menurut Andareas, lantaran tambang galian C marak di sekitar Lembang Lea, jalan poros rusak parah menjadikan Lea kurang lebih 5 km dari Kota Makale tertinggal.
Seharus Lembang Lea sentra produksi pertanian disuplay ke pasar Makale lebih maju sama lembang lainnya dikecamatan Makale. Keluhan warga Lea wajar jadi perhatian anggota dewan sebab memiliki potensi alam cukup, apalagi dihuni kurang lebih 700 warga.
”Keluhan lain diserap dari masyarakat Lea tidak maksimalnya daya serap anggaran desa. Hal ini didasari ketakutan aparat Lembang belanjakan anggaran lantaran sebelumnya ada kasus,”jelasnya.
Kondisi di Lea ini segera ada win-win solusi sehingga tata kelola pemerintahan Lembang berjalan normal sama lembang lainnya. (gus/C)

