Site icon Berita Kota Makassar

Tokoh Perempuan Nasional di Seminar Keperempuanan BEM FKIP Unismuh Makassar

MAKASSAR, BKM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Makassar melaksanakan program Seminar Keperempuanan berskala nasional, Jumat, 28 Juli 2023. Kegiatan tersebut digelar di Balai Sidang Lantai 2 Unismuh Makassar dengan mengusung tema “Peran dan Paradigma Kepemimpinan Perempuan dalam Berbangsa dan Bernegara”.

Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unismuh Makassar yakni Wakil Dekan III Dr. Muhammad Akhir, M.Pd, sekaligus membuka seminar. Ada pula pimpinan kelembagaan Unismuh Makassar, yakni Presiden Mahasiswa Ahmad Rafiq yang baru saja terpilih beberapa pekan lalu.

BEM FKIP Unismuh Makassar menghadirkan narasumber dan tokoh perempuan nasional dalam acara ini, yakni Dr. Ulfah Mawardi, M.Pd. selaku Staf Khusus Menteri PPPA Bidang Anak, Prof. Dr. Munirah, M.Pd yang merupakan akademisi FKIP Unismuh Makassar, Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Andi Mirna,SH., dan Ariska, S.Pd, Sekretaris Bidang Immawati DPD IMM Sulsel. Jalannya acara dipandu oleh Moderator Rijal Djamal, S.S.,M.Si,CPT.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BEM FKIP Unismuh Makassar Muh. Awaluddin Faturrachman, mengatakan Seminar Keperempuanan yang dilaksanakan ini tidak terlepas dari pembacaan kritis dan hasil diskusi di internal kelembagaan fakultas tentang bagaimana kemudian perempuan harus bisa beradaptasi dan mampu menjadi tokoh lokomotif dalam sebuah perubahan.

“Perempuan saat ini tidak hanya dipandang sebagai manusia yang lemah dalam ketidakadilan yang terjadi. Semisal, perampasan hak dan diskriminasi terhadap perempuan tentang kekerasan, baik persoalan pelecehan seksual yang marak terjadi didunia pendidikan, peranan sosial dan lain sebagainya. Akan tetapi, keberadaan perempuan harus mampu mengambil peran dan memandang bahwa jawaban dari tantangan bangsa dan negara dapat diejawantahkan melalui keterlibatan dirinya dalam dunia pendidikan, sosial, kemahasiswaan, dan lain-lain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan para peserta mampu saling memahami di antara satu sama lain, baik laki-laki memahami perempuan, atau sebaliknya. Dengan begitu, forum ini dapat membuka cakrawala berpikir kita dalam memandang bahwa keberadaan perempuan sangat diperlukan.

Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar Dr. Muhammad Akhir, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan dan mengapresiasi para panitia, pengurus yang telah memaksimalkan persiapan kegiatan.

“Awalnya saya sangat ragu pada ketua umum terhadap apa yang ingin ia adakan. Keraguan itu dipatahkan dengan terbuktinya bahwa para peserta membeludak hingga ratusan orang. Saya sangat terharu, dan mengapresiasi ketua umum yang memiliki jiwa optimis dan semangat penuh untuk melaksanakan dan para pengurus yang telah mempersiapkan dengan matang seminar keperempuanan ini,” ungkapnya.

“Kita butuh sosok seperti Awal yang memiliki sikap optimis dan ikhtiar dalam melaksanakan kegiatan. Di lain sisi, seminar keperempuanan merupakan wadah dalam menyatukan dan memandang bahwa perempuan merupakan sosok yang paling penting dalam kehidupan kita,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa internal kampus Unismuh Makassar, kelembagaan internal dan eksternal kampus. Termasuk sejumlah mahasiswa yang berasal dari UIN, UNM, Unhas dan kampus yang berada di Kota Makassar. Jumlahnya lebih kurang 300 orang. (rls)

Exit mobile version