Site icon Berita Kota Makassar

40 Persen Lurah akan Diganti

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengagendakan ulang mutasi pejabat eselon III dan IV. Kali ini ia berjanji akan melakukan pelantikan pejabat usai perhelatan akbar F8 dilaksanakan.

Ditemui Senin (7/8), Danny mengatakan banyak pejabat yang akan bergeser, terutama lurah. “Memang ini sudah ditunda-tunda sejak awal karena kesibukan saya. Tapi ada juga baiknya supaya kita betul-betul evaluasi untuk bekerja di sisa masa jabatan saya,” kata Danny.
Dia memastikan akan mengganti seluruh lurah yang punya catatan kinerja buruk. Termasuk yang punya laporan negatif dari warga.
“Saya kira menghampiri 40 persen lurah yang akan diganti. Saya sudah mengevaluasi seluruh kinerja mereka,” kata Danny membocorkan.
Sejumlah indikator utama akan menjadi pertimbangan bagi orang nomor satu Makassar itu dalam melakukan pergeseran bahkan penonaktifan lurah. Di antaranya, seberapa aktif dan maksimal dalam memanfaatkan kontainer terpadu (konter) sebagai pusat pelayanan publik.

Selain itu, pihaknya juga mencatat laporan-laporan komplain dari Pasukan Penindakan Anti Kotor (Pakandatto). “Tiap hari Pakandatto melapor. Cuma saya tidak ekpos. Saya lihat ini. Apalagi sekarang kontainer saya lihat jalan setengah-setengah. Mungkin mereka pikir saya tidak nilai itu,” ungkap Danny.
Dia juga mengaku terus memonitor grup WhatsApp OPD apa saja persoalan yang menjadi topik pembicaraan. Sejauh mana tindak lanjut yang sudah dilakukan instansi terkait.
“Jadi di grup (WA), OPD saya monitor terus. Ada yang tidak tanggapi, itu penilaian. Saya tidak kasih ampun itu,” tegasnya.
Bukan hanya lurah, Danny juga memastikan akan mengganti seluruh camat yang tidak akur dengan sekretaris camat hingga stafnya. “Termasuk ada misalnya camat yang tidak akur dengan sekcamnya, dua-duanya saya ganti. Saya sudah sampaikan dua-duanya saya ganti kalau kau tidak akur. Mestinya kau yang kasih kompak masyarakat, kenapa kau yang justru pecah-pecah. Ada lurah dan seklurnya yang tidak kompak, dua-duanya saya ganti,” tegas Danny.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Akhmad Namsum mengemukakan, pihaknya siap sedia setiap saat untuk melaksanakan instruksi wali kota. Termasuk jika sewaktu-waktu wali kota memberi pemerintah untuk mempersiapkan pelantikan pejabat.
“Kapanpun diperintahkan untuk mempersiapkan pelantikan kami akan laksanakan sesuai tugas pokok dan fungsi yang melekat ke kami,” kata Akhmad Namsum, kemarin.
Terkait siapa nama-nama pejabat yang bakal diganti atau mutasi, secara diplomatis, mantan Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar itu mengatakan hal itu menjadi kewenangan wali kota sebagai pejabat pembina kepegawaian. “Siapa nama pejabat itu, mari kita tunggu sesuai waktu yang telah ditentukan,” ujarnya diplomatis. (rhm)

Exit mobile version