GOWA, BKM — Sejumlah alat peraga calon legislatif (caleg) berupa spanduk, banner, baliho dan alat peraga lainnya tetiba hilang tanpa jejak.
Maraknya aksi pencurian properti caleg ini sudah berlangsung beberapa hari, entah apa motifnya.
Akibatnya, sejumlah caleg yang alat peragnya diambil tanpa izin menjadi geram. Apalagi aksi pencurian tidak hanya sekali atau hanya mengambil satu properti, melainkan berkali-kali dan banyak. Yang mengherankan, properti yang diambil hanyalah milik caleg tertentu di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Salah satu caleg yang dibuat geram atas pencurian properti ini adalah Hasrul Abd Rajab (HAR). Dirinya tidak persoalkan jika hanya sekali dan satu lembar. Namun, perbuatan pelaku dilakukannya berkali-kali.
“Ini jelas akan menimbulkan fitnah bagi sesama caleg. Karena itu saya sebagai salah satu korban yang kecurian meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut motif pencurian ini. Apakah murni ulah oknum kriminal atau bagaimana. Sebab ini bisa menimbulkan fitnah ke sesama caleg, ” tandas HAR kepada media di Sungguminasa, Senin pagi (14/8).
HAR berharap spesialis pencuri baliho seperti ini dihukum setimpal, sebab ulahnya bisa membuat para caleg saling tuding.
“Saya sebagai salah satu caleg yang menjadi korban dari kejadian ini meminta agar pihak Polres Gowa menjelaskan apa motif pelaku melakukan perbuatannya. Ini harus klir ke masyarakat. Jangan sampai ada timbul kecurigaan dan fitnah sesama caleg dari semua partai. Ini tentu meresahkan teman-teman caleg di semua partai yang menjadi korban dari hilangnya baliho mereka,” kata caleg Partai Gerindra untuk Dapil 1 Somba Opu ini.
Hal senada dilontarkan Rafiudddin, caleg PPP untuk Provinsi Sulsel. Alat peraga yang dipasangnya juga telah dicuri. Dia pun meminta polisi mengusut tuntas dan menangani kasus ini dengan baik.
“Semoga polisi menjerat pelakunya dengan hukuman sesuai perbuatannya. Karena dampak dari pencurian properti ini cukup besar. Salah satunya karena membuat para caleg akan saling tuding yang rusak baliho, padahal ada oknum pencuri yang sebenarnya. Karena itu semoga polisi bisa menanganinya dengan baik,” kata ketua DPRD Gowa ini.
Baliho dan properti caleg yang dicuri selain milik HAR, di antaranya adalah Asrullah, caleg PPP untuk Provinsi Sulsel. Asnawi dari PKB untuk DPRD Gowa. Azizah, caleg Gerindra untuk DPRD Sulsel, Azikin Solthan caleg Gerindra untuk pusat, dan Hasmollah caleg Partai Nasdem untuk Gowa.
Baliho lainnya yang juga dicuri merupakan milik caleg Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Gelora.
Usai kejadian pencurian ini dilaporkan ke Polres Gowa, pada Minggu malam (13/8), polisi langsung bergerak. Tak butuh waktu lama, pencuri baliho dan properti caleg tersebut berhasil ditangkap.
Kasi Humas Polres Gowa Iptu Abdul Rasyid, membenarkan bahwa terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Gowa.
“Iya, sementara dalam pedalaman pihak Satreskrim Polres Gowa,” kata Iptu Abdul Rasyid tanpa menyebutkan berapa orang pelaku yang telah ditangkap. (sar)
