Site icon Berita Kota Makassar

Bawaslu Ingatkan Bahaya Politik Uang dalam Pemilu

MAROS, BKM–Penyakit yang selalu menghantui tiap kontestasi pemilihan umum dari tahun ke tahun adalah money politik (politik uang), karena merusak demokrasi.

Untuk itu politik uang harus diminimalisir atau bahkan dihilangkan. Hal itu diungkapkan Saiyed Mahmuddin Assaqqaf selaku Anggota Bawaslu Maros pada dialog himpunan pemuda dan pelajar mahasiswa indonesia (HPPMI) Maros, dengan mengangkat tema ‘Pemilu Serentak Tahun 2024, Menyatukan atau Memisahkan,’ di Warkop Teras kopi Maros, Sabtu (2/9).

“Sebagian masyarakat cenderung menunggu money politik. Nah paradigma ini perlu diubah, padahal jelas melanggar undang-undang 7 tahun 2017, dengan ancaman hukum pidana,” ujar Mahmuddin, yang juga menjabat sebagai Kordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Maros.

Untuk itu, Mahmuddin mengajak masyarakat untuk turut serta meminimalisir terjadi politik uang pada perhelatan pemilu serentak tahun 2024. Agar masyarakat memahami bahaya dan resikonya. “Jika masyarakat tahu resikonya, masyarakat akan menghindari yang namanya money politik. Maka Bawalsu mengajak masyarakat termasuk mahasiswa untuk bermitra untuk bisa memberi penjelasan pada masyarakat tentang bahaya money politik,” tambahnya.
Narasumber lain yakni Anggota KPU Maros Nurul Amrah, Direktur Prodewa Maros Arialdy Kamal serta Amul Hikmah Budiman selaku Direktur Saoraja Institute. (ari/rif)

Exit mobile version