Site icon Berita Kota Makassar

DPRD Warning Pemprov Sulsel Soal Harga Beras

MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra selaku Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Firmina Tallulembang memberikan warning kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengatasi kenaikan harga pangan, khususnya beras dari dampak El Nino.

Menurut Firmina, pihaknya akan berkoordinasi lebih dulu dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pertanian dan Holtikultura dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Kita akan koordinasi lebih dulu dengan Pemprov. Kemudian kita melakukan sidak (inspeksi mendadak). Sebelumnya, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ketika melakukan kunjungan kerja di Sulsel, juga sudah memastikan stok aman,”ujar Firmina, Rabu, (13/9).

Terkait kenaikan harga,
Firmina menyampaikan, nanti akan dibahas bersama OPD terkait. Jangan sampai kata dia, ada oknum yang melakukan penimbunan hingga membuat beras langka dan menjadi mahal.

“Kita juga akan menindaklanjuti ini jangan sampai ada yang menimbun. Tapi kita koordinasi dulu ke Pemprov. Kemudian kita cek ketersediaan dan harganya seperti apa, ” imbuh Firmina.

Sebagaimana diketahui, dilapangan terjadi kenaikan harga beras yang cukup signifikan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Makassar. Kenaikan ini terjadi dua pekan belakangan ini.

Antaranya harga beras jenis premium, per liter dijual Rp13 ribu yang awalnya Rp12 ribu.
Adapun jenis beras medium isi 25 kg dijual dengan harga Rp300.000 dari harga sebelumnya Rp290.000.

Salah seorang pedagang beras di pasar tradisional Pa’baeng- baeng, Makassar, Hj. Intang menyebutkan, kenaikan harga beras ini baru terjadi dua minggu yang lalu. Alasannya karena terjadi kemarau panjang dan banyak petani yang gagal panen.

“Itumi alasannya kenapa harga beras naik,”ucapnya. (rif)

Exit mobile version