RANTRPAO, BKM — Rumah Indo Kalo, warga To’ Sadipe, Ulusalu Bokin, Kecamatan Rantebua, rata dengan tanah dilalap si jago merah, Minggu (17/9). Penyebab kebakaran diduga arus pendek. Saat kejadian pukul 10.00 Wita, rumah sedang kosong sebab pemiliknya sedang ibadah di Gereja.
Korban ditaksir menderita kerugian puluhan juta debab tidak ada isi rumah bisa diselamatkan. Beruntung saat api membesar warga sempat lokalisasi sehingga api tidak menjalar ke rumah tetangga.
Seorang saksi mata Yongki mengaku melihat pertama kejadian api mulai muncul dari gudang dikolong rumah penyebabnya diduga arus pendek. Api cepat membesar karena rumah korban dari kayu, apalagi musim kemarau. Rumah terbakar dihuni delapan orang hanya menangis histeris melihat kobaran api yang melalap rumah beserta isinya. Tidak ada korban jiwa musibah kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Sosial Toraja Utata Elias Madi langsung mendatangi lokasi kejadian bersama Babinsa Kotu TNI Marten Payung. Elyas sedang mendata keluarga korban dan kerugian dialami. Dinsos segera menyalurkan bantuang tanggap darurat bencana berupa tenda, bahan makanan dan kebutuhan lainnya seperti pakian dan selimut.
Elias Madi menghimbau warga Toraja Utara waspada dan berhati-hati kebajaran dimusim kemarau, termasuk gunaan kabel listrik yang rentan penyebab kebakaran. (gus/C)
