Site icon Berita Kota Makassar

Pangdam XIV Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Bontojai

GOWA, BKM — Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kunker sehari yang dilakukan pada Jumat pagi (29/9) pagi itu bertempat di halaman Masjid Quba Haji Rangka, Dusun Bontojai, Desa Borisallo.

Selain menyapa warga setempat dan menyerahkan paket bansos berupa bahan kebutuhan pokok tersebut, Pangdam yang didampingi istrinya, Desi Susbianti Totok yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV Hasanuddin, Irdam XIV Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, Danrindam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Aji Mimbarno serta para Pamen Ahli Pangdam XIV Hasanuddin, para Asisten, Pa LO dan Kabalag jajaran Kodam XIV Hasanuddin, Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Muhammad Isnaeni Natsir inim, juga bersilaturahmi dan salat Jumat berjamaah dengan para Tripika Kecamatan Parangloe serta Tripides Borisiallo.
Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama rombongan pun disambut hangat jajaran Pemerintah Kecamatan Parangloe diwakili Kepala Desa Borisallo, Sofyan Liang dan Kepala Dusun Bontojai, Daeng Parau. Sebanyak 100 paket bansos diserahkan secara langsung kepada warga penerima yang rerata dari kalangan kurang mampu.

Pangdam Totok Imam Santoso pun berharap, paketan bansos yang diserahkan berupa bahan makanan dan cemilan tersebut diterima warga sebagai bentuk peduli dan tali asih Pangdam XIV Hasanuddin bersama jajaran.
”Hari ini serangkaian penutupan Secata di Malino dan setelah itu kami lakukan penyerahan bansos yang merupakan perintah langsung pimpinan TNI yakni bapak KSAD sebagai bentuk peduli dan bagaimana keberadaan TNI di masyarakat itu bermanfaat. Bansos seperti ini rutin dan menyebar kita lakukan di Sulsel. Mereka yang kurang mampu kami bantu. Isi paketnya itu seharga Rp200 ribu per box dan ini merupakan rutin Jumat berkah,” kata Mayjen Totok Imam Santoso.
Dikatakan Pangdam, kegiatan sosial Kodam ini tidak hanya berupa pembagian paket sembako, tapi juga melakukan berkah-berkah lainnya seperti pembuatan sumur bor, pengobatan gratis, membantu berupa dana juga ada. Jadi ini merupakan bagian sosial dari Kodam.
Di musim kemarau ini, tambah Pangdam, pihaknya sudah menyiapkan 30 sumur bor. Kemudian bersama Pemerintah Provinsi Sulsel juga telah mensuplai air bersih.

”Berikutnya kita merencanakan bersama Pemprov Sulsel yakni pembuatan 1.000 sumur bor dalam waktu dekat. Sementara khusus sumur bor di Gowa juga akan dilakukan bekerjasama dengan Pemkab Gowa. Semua itu sebagai bentuk kepedulian kami TNI dalam membantu masyarakat mengatasi kekeringan saat ini. Untuk yang di Gowa ini saya masih menunggu informasi lanjutan dari Bupati Gowa. Kemarin Bupati Gowa sudah telpon saya, namun realitanya belum. Tapi mudah-mudahan pak Bupati segera komunikasi dengan saya sisa nanti saya perintahkan Kodam dan Kodim untuk membantu pembuatan sumur bor itu. Di luar rencana itu, kita sudah buat dua sumur bor di daerah Malakaji (Kecamatan Tompobulu) Kita tidak ada target untuk berapa jumlah sumur bor, pokoknya kalau ada dana kita pasti bikin sumur bor. Intinya kita tidak ingin masyarakat susah,” kata Pangdam lagi.
Usai penyerahan paket sembako oleh Pangdam, salah seorang ibu rumahtangga kurang mampu bernama Anti, tak henti-hentinya berterimakasih kepada Pangdam Mayjen Totok Imam Santoso.

Pasalnya, Anti yang merupakan IRT difable itu (mengalami kebutaan pada dua matanya) mengaku sangat kesulitan memenuhi nafkah hidup keluarga. Suaminya yang hanya buruh lepas dan tidak rutin.
Anaknya yang sulung juga sudah bekerja di usia belia sebagai buruh lepas namun kebutuhan hidup mereka sangat susah. Anti juga masih memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku SD.
”Terimakasih pak Pangdam. Sembako ini sangat berarti bagi saya kasian,” kata Anti sambil menangis didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Borisallo.
Sementara itu Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Muh Isnaeni Natsir mengatakan, pemberian bansos sembako tersebut merupakan rangkaian dari HUT ke78 TNI tahun ini.
”Penyerahan bansos sembako ini sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu,” kata Letkol Muh Isnaeni Natsir. (sar)

Exit mobile version