MAKASSAR,BKM.COM–PEMBAWAAN yang centil ternyata bisa mengantar seseorang meraih kesuksesan. Salah satunya ditunjukkan oleh Reski Miranti Sampara. Ia bisa dan sukses bermain di film layar lebar karena kecentilannya itu.
KIKI, begitu ia akrab disapa. Namun, di kalangan teman-temannya di lokasi syuting dia bisa dipanggil Madame Kiki Lacapila. Saat ini bermukim di Kabupaten Gowa. Ciri khasnya agresif. Sesuai sebutannya lacapila, ia memang lebih banyak bicara.
Sejumlah judul film telah dibintanginya. Di antaranya film Uang Panaik yang meraup cukup banyak penonton. Ada pula film Anak Muda Palsu, dan Sang Saudagar. Semuanya merupakan film layar lebar dengan jumlah penonton yang tidak sedikit.
Siapa sangka, Kiki dulunya pernah bekerja di mal. Terkadang di tempat kerja ia suka akting dengan penuh ekspresi. Biasa pula ketawa terbahak-bahak. Akhirnya, teman-teman yang menonton memuji aktingnya.
Dalam sebuah kesempatan di tahun 2016, secara tidak sengaja ia melihat postingan adanya casting yang dibuka untuk sebuah film. Dengan diantar suami, Kiki datang ke lokasi casting. Ternyata aktingnya mendapat pengakuan, hingga langsung ditarik untuk menjadi pemain film.
”Waktu itu saya memang ingin mencoba. Apalagi suami mengizinkan. Setelah ikut casting, Alhamdulillah dinyatakan lolos,” ujar istri dari Irwandi ini.
Baru pertama kali ikut casting dan langsung lolos, Kiki merasa kaget sekaligus bahagia. Lututnya terasa gemetar. ”Sempat nekkerek (gemetar karena kaget),” imbuhnya.
Dengan diantar suaminya yang merupakan mitra transportasi daring, Kiki sempat menjalani sesi casting. Mulai dari akting. Kemudian disuruh menyanyi dan menangis. Optimisme untuk bisa lolos memang sudah dirasakan Kiki ketika itu. Sebab apa yang dilakukannya sudah menjadi keseharian yang dialaminya.
”Kalau sutradara kan melihat secara ril, yang tidak dibuat-buat. Kiki yakin kalau actinya waktu itu sedikit natural,” ujarnya.
Jarak antara waktu casting dengan pengumuman lulus kurang lebih satu bulan. Rasa was-was dan ragu sempat menghampirinya, jangan sampai tidak lulus.
Namun, semua itu terjawab setelah Kiki menerima telepon dan memintanya untuk ikut workshop. Ya, dia dinyatakan lolos casting.
”Karena saya orangnya kecentilan, di film UangPanaik saya diminta memerankan ibu-ibu yang centil dan punya warung yang jual ikan bakar. Saya galak dan sedikit latah kalau dibikin kaget. Memang aslinya sedikit latah,” terangnya, sambil memeragakan dialog dari pernannya ketika itu.
Apakah panggilan Madam Kiki Lacapila sudah ada ketika itu? ”Oh…belum. Nanti setelah banyak film-film berikutnya,” katanya.
Beralih ke film Uang Panaik. Kiki mengaku, sebagai orang yang masih baru terjun di dunia akting, ia bersama pemain lainnya sama-sama belajar. Terlebih dahulu menjanai coaching, dibuatkan workshop dengan mendatangkan mentor-mentor andal. Hasilnya, mereka yang tadinya hanya biasa-biasa saja, akhirnya bertambah mahir. Pertemanan di antara sesama pemain pun masih terjalin hingga saat ini.
Kiki berkisah, ketika duduk di bangku SD, SMP dan SMA ia memang suka nonton film. Bahkan pernah bercita-cita ingin menjadi artis.
‘”Waktu masih SD di Maluku Utara waktu itu. Saya tinggal di sana sampai SMA. Saya ikut dance, studio vokal untuk mengasah bakat menyanyi. Ternyata bisa akting juga,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya. Karena bila tanpa mereka, mungkin Kiki tidak akan sadar bahwa dirinya punya bakatr akting. Merekalah yang memberikan support terhadap karir Kiki hingga bisa seperti saat ini. (*/rus)

