MAKASSAR, BKM– Dinas Ketahanan Pangan Sulsel menggelar pasar murah yang dilaksanakan di Jalan Seroja, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso, Senin (2/10).
Kegiatan tersebut dibuka Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad.
Andi Muhammad Arsjad menjelaskan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan dalam rangka menekan inflasi. Inflasi belakangan ini menjadi perhatian pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi menginstruksikan pemerintah daerah melakukan upaya konkret dalam rangka pengendalian stabilisasi dan harga pangan.
“Oleh karena itu, kita hadir disini dalam rangka untuk memastikan bahwa kita selalu siap untuk bersama-sama dalam rangka upaya menekan inflasi ini,” katanya.
Menurutnya, upaya pemerintah provinsi saat ini telah menempatkan Sulawesi Selatan sebagai tim pengendali inflasi terbaik dan upaya seperti ini juga telah dilakukan di 24 kabupaten/kota dengan dukungan semua komponen yang ada.
Dengan begitu, Andi Muhammad Arsjad berharap pengendalian ini bisa terus dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat bisa terpenuhi kebutuhan strategisnya secara terjangkau.
“Kita berharap kegiatan ini bisa dilakukan tidak hanya dari inisiatif pemprov tapi juga kabupaten/kota utamanya Makassar sebagai salah satu dari lima daerah yang menjadi sampling inflasi indeks harga konsumen yang masih perlu ditekan lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Sub Koordinator Harga Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Main Sese Indah Laila menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan stabilisasi pasokan dan harga pangan di Sulawesi Selatan.”Kegiatan ini dalam kaitannya sebagai upaya penanganan inflasi di Sulsel,” jelasnya.
Main Sese mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi khususnya dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah di tempat lainnya.(jun)
