Site icon Berita Kota Makassar

Dinas PU Serahkan Dua Sumur Bor, Satu Gagal Tender

MAKASSAR, BKM – Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar tahun ini menargetkan membangun 15 sumur bor di Makassar di program Sistim Pengolahan Air Minum (SPAM).

Pengadaan 15 sumur bor tersebut saat ini sementara dalam tahap pengerjaan dan diharapkan dalam waktu dekat sudah akan rampung.
Kepala Bidang Teknik Dinas PU Makassar, Irma Yanti Ishak mengatakan, dari 15 sumur bor yang dikerjakan, dua lokasi sudah serah terima pekerjaan.
“Dari 15 lokasi, dua sudah Provisional Hand Over (PHO),” katanya.

Meski begitu, terdapat beberapa lokasi yang masih dalam proses Mutual Check Point. Bahkan ada satu diantaranya yang kembali gagal tender.
“Dua baru kemarin Mutual Check Point (MC), 1 Gagal Tender (lagi).
Sisanya on progress,” bebernya.
Rencananya, dalam waktu dekat, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto akan melakukan pertemuan dengan Dinas PU Kota Makassar untuk membahas terkait proyek SPAM ini.

Proyek SPAM ini merupakan salah satu program yang menjadi atensi khusus Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto.
Pasalnya, dalam kondisi kekeringan dan krisis seperti saat, masyarakat sangat membutuhkan air bersih.
“Saya lagi mau panggil PU. Kita kan punya sejumlah sumur yang dianggarkan. Mana itu barang- barang, jangan sampai karena gagal tender lagi sumurnya baru berfungsi musim hujan padahal dibutuhkan sekarang,” kata Danny saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, akhir pekan, kemarin.

Dia berharap sumur-sumur dalam bisa hadir di setiap kelurahan yang ada di Makassar.
Dia menambahkan, belajar dari apa yang dialami, bahwa sumur-sumur dalam seperti yang dibangun Dinas PU menjadi sumber air di musim kemarau.
“Jadi kita harus memanage, termasuk melatih masyarakat dalam pengelolaan air bersih. Karena beda itu air yang akan digunakan untuk konsumsi maupun untuk MCK,” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version