Site icon Berita Kota Makassar

Karyawan PDAM Dianiaya Hingga Bersimbah Darah

MAKALE, BKM — Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tana Toraja SL (32) terapksa dilarikan ke RS Lakipadada usai dianiaya AW (37) warga Tondon Mamullu, Makale gegara aliran air PDAM ke rumahnya diputus karena menunggak, Minggu (8/10). Korban menderita luka serius dibagian kepala setelah dihantam besi pelaku.

Kasat Reskrim AKP S Ahmad, mewakili Kapolres mengatakan keterangan korban dia datangi keluarga pelaku sebab tagihan PDAM menunggak. Namun tidak diindahkan dengan dalih belum punya uang, sehingga sementara waktu aliran air diputus.
Tak terima air PDAM-nya diputus, pelaku bersama keluarganya mendatangi korban dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan besi. Korban bersimbah darah karena mengalami luka robek di bagian kepala dan dilarikan ke RS Lakipadada untuk perawatan medis. Kini pelaku telah diamankan guna proses hukum selanjutnya.

”Jika terbukti melakukan penganiayaan berat pelaku dijerar pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara, ”ujar Ahmad.
Kapolres Tator AKBP Malpa Malacoppo mengatakan dimusim kemarau rentan terjadi kebakaran, aluran air PAM kerap terganggu, warga dihimbau terus waspada serta menjaga stabilitas lingkungan.
”Jika ada masalah mengganggu ketenteraman perlu diselesaikan secara kekeluargaan tanpa ada tindakan kekerasan. Tapi apabila rumit segera hubungi pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, atau layanan 110 bebas pulsa, ”singkat AKBP Malpa. (gus/C)

Exit mobile version